Polisi Dubai Perangi Virus Korona dengan Helm Pintar

Polisi UEA menggunakan helm pintar untuk perangi virus korona. Helm pintar ini bisa mendeteksi suhu ratusan badan orang setiap menitnya. (REUTER)

Kepolisian di Uni Emirat Arab memanfaatkan helm pintar untuk mengetahui suhu ratusan badan orang setiap menitnya demi mencegah penyebaran virus korona atau (Covid-19).
Helm pintar itu bisa mengurangi kontak fisik dan mempersingkat waktu dalam memindai tubuh seseorang.

Jarak ukurannya bisa sampai lima meter dan mampu memindai hingga 200 orang dalam satu menit. Perusahaan China bernama KC Wearable merupakan produsen di balik inovasi tersebut. KC Wearable telah menjual lebih dari 1.000 helm pintar dan menerima pesanan dari Timur Tengah, Eropa dan Asia.

“Kami telah menerapkan helm pintar selama masa krisis Corona. Di tengah pandemi Covid-19, semua kantor polisi di Dubai serta di stasiun patroli harus berada di garis depan,” kata perwira polisi Aly al-Ramsy seperti dikutip Reuters, Senin (27/4).

“Dalam kasus seseorang dengan suhu tinggi, kami mengambil tindakan yang diperlukan untuk mengantisipasi. Orang itu akan ditangani oleh paramedis dan dibawa ke fasilitas medis terdekat,” sambungnya.

Polisi Dubai memakai helm itu untuk menyaring orang di daerah padat penduduk, termasuk lingkungan tertutup.

Negara-negara Teluk Arab telah meningkatkan pengujian setelah mencatat peningkatan jumlah kasus korona. UAE memiliki jumlah infeksi tertinggi kedua di antara enam negara Teluk dengan lebih dari 8.000 kasus Covid-19. (mg9/jpnn)