Waswas Gelombang Kedua, Korsel Laporkan Lonjakan Kasus Secara Drastis

36
Petugas medis di Korea Selatan saat memeriksa Covid-19. (AFP)

Korea Selatan melaporkan peningkatan jumlah kasus infeksi Covid-19 harian yang signifikan yang memicu kekhawatiran akan adanya gelombang kedua infeksi.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) melaporkan pada Kamis (28/5), terdapat 79 infeksi harian Covid-19. Dari angka tersebut, 67 di antaranya berasal dari Seoul. Angka tersebut juga adalah jumlah infeksi harian tertinggi Korea Selatan sejak 53 hari terakhir.

Sehari sebelumnya, Rabu (27/5), Korea Selatan sendiri melaporkan 40 kasus baru. Para pejabat mengaku, saat ini otoritas kesehatan semakin sulit melacak rute penularan infeksi baru sehingga khawatir dengan adanya gelombang kedua infeksi Covid-19.

Menteri Kesehatan Park Neung-hoo juga memohon warga untuk menghindari pertamuan yang tidak perlu. “Rute infeksi sedang didiversifikasi di tempat kerja, sekolah, dan ruang karaoke di daerah metropolitan,” ujar Park seperti dilansir The Guardian.

Lonjakan kasus sendiri muncul karena aturan jarak sosial yang longgar. Buktinya, lebih dari 250 infeksi baru terkait dengan klub dan bar di distrik Itaewon. Sebuah klaster baru juga muncul di pusat distribusi e-commerse, Coupang, di Bucheon.

Dengan kasus harian pada Kamis, maka jumlah keseluruhan infeksi Covid-19 di Korea Selatan saat ini menjadi 11.344 kasus dengan 269 kematian. (jpg)