Korona Jenis Baru Tiba di Perancis

24
Petugas polisi bermasker berjaga di jembatan menuju Menara Eiffel, Paris. (net)

Perancis mengumumkan munculnya kasus pertama jenis baru virus korona. Meningkatnya jumlah kasus dan kematian akibat Covid-19 di negara itu, meningkatkan kekhawatiran munculnya gelombang baru penularan, yang akan menghantam negara dengan ekonomi terbesar kedua di Zona Euro tersebut.

Kementerian Kesehatan Perancis mengatakan, seperti dikutip Reuters, seorang pria Perancis baru-baru ini kembali ke Perancis dari London. Saat dilakukan tes, hasilnya dinyatakan positif terinfeksi varian baru virus korona.

Kementerian mengatakan, kasus pertama ini ditemukan di kota Tours. Pria dimaksud tiba dari London pada Sabtu, 19 Desember lalu. Saat ini, orang tersebut melakukan isolasi mandiri dan dalam kondisi baik saja.

Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock mengatakan, 14 Desember lalu, muncul lonjakan kasus Covid-19 di Inggris, mungkin terkait varian baru virus korona di negara itu.
Hancock mengatakan, lebih dari 1.000 kasus varian baru telah diidentifikasi, terutama di tenggara Inggris.

Negara-negara di seluruh dunia pun dalam beberapa hari terakhir menutup perbatasan mereka ke Inggris dan Afrika Selatan, setelah diketahui adanya kasus varian baru virus korona yang menyebar cepat di negara-negara tersebut.

Baca Juga:  Mendag: Potensi Perdagangan Indonesia dan Selandia Baru Sangat BesarĀ 

Prancis melaporkan 20.262 kasus Covid-19 baru yang dikonfirmasi, dan 159 kematian terkait lainnya di rumah sakit dalam 24 jam terakhir. Jumlah kasus Covid-19 Perancis yang dikonfirmasi sekarang mencapai 2.547.771, sementara jumlah kematian akibat Covid-19 mencapai 62.427 tertinggi kelima di dunia. (rsm/jpg)