India Diterjang Banjir Hebat, Satu Juta Orang Terpaksa Mengungsi

3
MOGOK: Kendaraan mogok terkena banjir di Assam, India. Banjir tersebut mengakibatkan lebih dari 2.000 desa tergenang. (net)

Banjir hebat menerjang negara bagian Assam, India bagian timur laut, yang membuat lebih dari satu juta orang terpaksa untuk mengungsi, meninggalkan rumah mereka.
Banjir dipicu oleh hujan yang disebabkan angin monsun dalam beberapa hari terakhir. Salah satu sungai terbesar di dunia yang mengalir dari Tibet ke India dan Bangladesh, Sungai Brahmaputra meluap.

Akibatnya, lebih dari 2.000 desa tergenang. Melansir Reuters, banjir belum tampak turun karena hujan masih turun pada Senin (29/6). “Dua orang tewas tenggelam dalam 24 jam terakhir dan lebih dari satu juta orang telah terkena dampaknya, dengan situasi banjir semakin kritis dari jam ke jam,” ujar pemerintah negara bagian.

Kementerian Sumber Daya Air mengatakan, hujan deras masih akan terjadi setidaknya di 23 dari 33 distrik di Assam selama tiga hari ke depan. Itu diperkirakan bisa meningkakan ketinggian air di Sungai Brahmaputra. ”Situasi banjir tetap sangat parah dengan beberapa tanggul jebol,” ungkap Menteri Sumber Daya Air Assam, Keshab Mahanta.

Selain rumah warga, Taman Nasional Kaziranga yang menjadi rumah bagi badak bercula satu, juga ikut tenggelam. Personil paramiliter dikerahkan di seluruh negara bagian untuk operasi penyelamatan dan memastikan orang menjaga jarak sosial di kamp penampungan darurat untuk mencegah penyebaran virus korona.

Di tengah pandemi Covid-19, India tengah beberapa kali disasar bencana alam. Sebelumnya, India juga dihantam oleh badai topan. Hingga saat ini, Assam sudah melaporkan 7.492 kasus Covid-19 dengan 11 kematian. Sementara secara keseluruhan, India sudah mencatat 528.859 kasus Covid-19 dengan 16.095 kematian. (jpg)