Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Fantastis, Gaji Pencuci Piring di Swiss Capai Rp75 Juta per Bulan

Mengki Kurniawan • Sabtu, 7 Februari 2026 | 19:34 WIB

Gaji pencuci piring di Swiss tembus Rp75 juta per bulan, tertinggi di dunia. (Foto: Pinterest)
Gaji pencuci piring di Swiss tembus Rp75 juta per bulan, tertinggi di dunia. (Foto: Pinterest)
PADEK.JAWAPOS.COM—Profesi pencuci piring di Swiss tercatat menerima upah tinggi hingga puluhan juta rupiah per bulan, berdasarkan standar upah minimum di sejumlah kanton, termasuk Jenewa, sebagaimana disorot pada Sabtu (7/2/2026).

Data tersebut menunjukkan pekerja sektor jasa di Swiss, termasuk pencuci piring, memperoleh upah sekitar CHF 24 per jam, menjadikan negara tersebut salah satu pemberi upah tertinggi di dunia untuk pekerjaan kerah biru.

Upah Minimum Swiss Capai CHF 24 per Jam

Berdasarkan standar upah minimum yang berlaku di beberapa wilayah Swiss, pekerja sektor jasa mendapatkan kompensasi yang dinilai sangat tinggi dibandingkan negara-negara Eropa lainnya.

Dengan upah sekitar CHF 24 per jam, pekerja dapat menerima pendapatan setara Rp430.000 hingga Rp460.000 per jam setelah dikonversi ke rupiah, bergantung pada nilai tukar.

Jika pekerja menjalani jam kerja penuh antara 40 hingga 44 jam per minggu, total pendapatan bulanan dapat mencapai CHF 4.000 atau setara sekitar Rp75 juta per bulan.

Nominal tersebut menjadi perhatian publik internasional karena setara dengan gaji manajer senior atau direktur di perusahaan menengah hingga besar di Indonesia.

Kebijakan Perlindungan Buruh Dorong Upah Tinggi

Tingginya upah pekerja sektor jasa di Swiss tidak terlepas dari kebijakan pemerintah setempat yang menempatkan perlindungan buruh sebagai prioritas utama.

Sistem pengupahan di Swiss dirancang untuk memastikan setiap pekerja mampu memenuhi kebutuhan hidup dasar dengan standar yang layak dan bermartabat.

Kebijakan tersebut berlaku lintas sektor, tanpa membedakan jenis profesi, sehingga pekerjaan yang secara umum dianggap rendah di negara lain tetap mendapatkan penghargaan ekonomi yang tinggi.

Hal ini memperkuat posisi Swiss sebagai salah satu negara dengan struktur kesejahteraan pekerja paling kuat di dunia.

Biaya Hidup Tinggi Jadi Tantangan Utama

Meski upah yang diterima terbilang besar, realitas biaya hidup di Swiss juga berada pada level tertinggi secara global.

Sebagian besar pendapatan pekerja digunakan untuk membiayai kebutuhan harian, terutama sewa tempat tinggal di kota-kota besar yang dikenal sangat mahal.

Selain itu, harga bahan pangan serta asuransi kesehatan wajib dengan premi tinggi menjadi komponen pengeluaran utama yang harus ditanggung pekerja.

Kondisi ini membuat pengelolaan keuangan menjadi faktor penting agar pendapatan besar tidak habis untuk kebutuhan operasional.

Sorotan Media Sosial

Akun Instagram @makassaar_info turut menyoroti fenomena ini dalam unggahan satu hari sebelumnya.

“Gaji pencuci piring di Swiss termasuk yang tertinggi di dunia. Berdasarkan standar upah minimum di beberapa kanton, seperti Jenewa, pekerja sektor jasa termasuk pencuci piring dapat menerima sekitar CHF 24 per jam,” tulis akun tersebut, dikutip Sabtu (7/2/2026).

Unggahan itu menegaskan bahwa sistem pengupahan di Swiss dirancang untuk menghargai setiap jenis pekerjaan secara setara. (CR3)

 

Editor : Hendra Efison
#gaji pencuci piring di Swiss #gaji sektor jasa Eropa #pencuci piring Swiss #upah minimum Swiss #gaji pekerja Swiss #biaya hidup Swiss