3 Prodi UBH Menuju Akreditasi Internasional IABEE

47
Suasana Workshop Kurikulum Berorientasi Pendidikan Berbasis Pembelajaran (OBE) di Kampus Proklamator III UBH, Padang, Senin (31/5). (IST)

Universitas Bung Hatta (UBH) menunjukkan keseriusannya menuju internasional perguruan tinggi. Untuk tahap awal, tiga program studi (prodi) berasal dari Fakultas Teknologi Industri masing-masing Teknik Kimia, Teknik Industri dan Teknik Elektro disiapkan untuk meraih akreditasi internasional Indonesia Accreditation Board for Engineering Education (IABEE).

”Ini bentuk komitmen kita untuk merealisasi visi Universitas Bung Hatta ”Menjadi perguruan tinggi unggul dan bermartabat menuju universitas berkelas dunia”. Nah, untuk tahap awal kita persiapkan tiga prodi ini (Teknik Kimia, Teknik Industri dan Teknik Elektro, red) meraih akreditasi internasional IABEE,” terang Rektor UBH Prof Dr Tafdil Husni SE MBA usai membuka Workshop Kurikulum Berorientasi Pendidikan Berbasis Pembelajaran (OBE) di Kampus UBH selama 2 hari mulai dari tanggal 31 Mei-1 Juni 2021, di Kampus Proklamator III UBH, Padang, Senin (31/5).

Mantan Rektor Unand ini menyebutkan, internasionalisasi prodi ini mendapat dukungan penuh dari Yayasan Pendidikan Bung Hatta. Bahkan, pihaknya juga sudah menyiapkan prodi lainnya untuk mengikuti jejak ketiga prodi ini. Khusus prodi-prodi sosial seperti Ekonomi, segera didaftarkan untuk memperoleh akreditasi internasional Akreditasi Administrasi Bisnis Internasional (FIBAA).

”Kita juga sudah mengundang narasumber untuk memperoleh akreditasi FIBAA ini. Rencananya terdapat beberapa prodi yang kita siapkan untuk ini,” terang Tafdil. Atas keberhasilan prodi-prodi tersebut memperoleh akreditasi internasional, menurut Tafdil terdapat sejumlah keuntungan bagi UBH. Di antaranya, lulusan berstandar internasional, networking dengan PT dunia, kerja sama riset dan lainnya. Terutama, proses pendidikan berstandar internasional.

Kepala BPM UBH Dr Dwifitra Jumas ST MSCE mengakui bahwa semua ini dilakukan bentuk komitmen besar UBH guna menciptakan lulusan yang sesuai kebutuhan masyarakat, serta perkembangan dunia keilmuan dan pembangunan saat ini. Makanya, sebagai bukti keseriusan untuk mewujudkan hal tersebut UBH terus meningkatkan mutu akademik dan sedang berusaha meraih akreditasi internasional,” ucap dia.

Baca Juga:  MIPAnet School 2021. Kupas Biodiversitas-Konservasi Satwa Sumatera

Akreditasi IABEE sendiri, tambah dia, adalah akreditasi internasional yang diakui Kemeristek Dikti dan telah mengacu pada Washington Accord. Salah satu standar IABEE adalah menekankan pada implementasi pendidikan berbasis pembelajaran (OBE), sehingga menjamin pemenuhan proses perbaikan berkelanjutan.

Terkait Workshop Kurikulum Berorientasi OBE ini, menurut Dwifitra, pihaknya mengundang narasumber Dr Dedison Gasni ST MT dari Unand. ”Kita ingin menimba ilmu dari beliau (Dr Dedison Gasni, red) yang sudah berpengalaman sewaktu menyiapkan tiga prodi Unand memperoleh akreditasi internasional ABET,” ujarnya.

Dekan FTI UBH Prof Dr Eng Reni Desmiati ST MT menyebutkan, sejauh ini kesiapan sudah mencapai 60-80 persen. Tinggal, melengkapi persyaratan seperti capaian pembelajaran dan lainnya.

Khusus kurikulum OBE sendiri, pihaknya sebetulnya selama ini sudah menjalankannya. Cuma sekarang, menyesuaikan formatnya sesuaikan permintaan IABEE. ”Kita kepingin beda dengan prodi di PTS lainnya, makanya kita berkeinginan memperoleh pengakuan internasional ini,” ucap dia.

Dr Dedison Gasni ST MT selaku narasumber, mengaku siap mendukung UBH khususnya ketiga prodi tersebut memperoleh akreditasi IABEE. ”Kita tentu siap berbagi sekaligus membantu ketiga prodi ini untuk memperoleh akreditasi internasional ini,” ucap dia. (rdo)

Previous articleLagi, 206 Pelanggar Prokes Diamankan
Next articleJelang RUPS KB Bukopin, Sinergi KB Kookmin dan Bosowa semakin Menguat