11 Juni, PPDB Online SD Dibuka

67
Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Habibul Fuadi. (Foto: IST)

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tahun pelajaran 2020/2021 tingkat SD negeri di Kota Padang akan dibuka 11-16 Juni mendatang. Sementara untuk tingkat SMP negeri, dibuka 17-20 Juni mendatang. (lihat grafis, red)

Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Habibul Fuadi mengatakan, PPDB online tahun ini masih menggunakan sistem zonasi. Konsep penentuan zonasi ini nantinya ditentukan berdasarkan kelurahan tempat tinggal.

Maksudnya, sekolah yang ada di kelurahan itu sendiri ditambah dengan sekolah yang berada pada kelurahan yang berbatasan dengan kelurahan tersebut.

“Contohnya, kelurahan A berbatasan dengan kelurahan B, kelurahan C, kelurahan D dan kelurahan E. Maka zona peserta didik yang berada pada kelurahan A adalah sekolah yang berada pada kelurahan A, B, C, C dan E,” ujarnya kemarin.

Lebih jauh dikatakan, PPDB SD tahun ini dilaksanakan melalui tiga jalur. Pertama jalur zonasi. Kuotanya minimal 80 persen dari daya tampung sekolah, termasuk untuk anak berkebutuhan khusus yang diterima melalui jalur inklusif secara offline yang direkomendasinya dikeluarkan oleh UPTD, LPDI Dinas Pendidikan Padang.

Kedua jalur afirmasi. Jalur ini diperuntukkan bagi peserta didik dari kelurga tidak mampu yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikeluarkan oleh Pusdatin Kemensos RI. Kuotanya maksimal 15 persen dari daya tampung sekolah. Ketiga jalur perpindahan orangtua/wali, kuotanya tidak terpenuhi. Maka kuotanya dialihkan ke penerimaan melalui jalur zonasi.

Untuk tata cara pendaftaran, PPDB SD dilaksanakan dengan 2 tahapan yaitu tahap I, calon peserta didik dapat mendaftar pada sekolah dalam zonanya paling banyak 3 sekolah.

Lalu tahap II adalah pemenuhan daya tampung yang diperuntukkan bagi calon peserta didik yang tidak diterima pada tahap I dengan memilih maksimal 2 sekolah yang masih tersedia daya tampungnya.

“Pada pendaftaran tahap II ini, calon peserta didik langsung mendaftar ke sekolah yang dituju yang masih ada daya tampungnya dengan 2 pilihan sekolah,” jelasnya.

Untuk sistem seleksi, berdasarkan usia dengan persyaratan usia paling rendah 6 tahun per 1 Juli tahun berjalan. Kecuali untuk usia kurang dari 6 tahun sampai usia 5 tahun 6 bulan harus dilengkapi dengan surat rekomendasi dari pisikolog profesional dengan jenis tes IQ menggunakan alat tes WISC/SB (Weschler Intelligence Scale for Children/Stanford Binet).

Adapun persyaratan pendaftaran antara lain akta kelahiran asli dan fotokopi, kartu keluarga asli dan fotokopi, surat keterangan domisili yang dikeluarkan oleh RT/RW diketahui oleh lurah yang menerangkan bahwa peserta didik yang bersangkutan telah berdomisli paling singkat 1 tahun sejak diterbitkannya surat keterangan domisili (asli dan fotokopi).

Lalu KTP kedua orangtua calon peserta didik baru yang asli dan fotokopi. Surat pindah orang tua/wali dan surat keterangan domisili untuk yang berasal dari luar Kota Padang, surat keterangan tempat kerja kedua orangtua yang ditanda tangani pimpinan instansi.

Sementara PPDB online tingkat SMP, sambung Habibul, dibuka 17-20 Juni. Pendaftarannya dilakukan melalui 4 jalur.

Yakni jalur zonasi, minimal 50 persen dari daya tampung sekolah, termasuk untuk peserta didik berkebutuhan khusus yang diterima secara luring/offline melalui jalur inklusif yang rekomendasinya dikeluarkan oleh UPTD LDPI Dinas Pendidikan Kota Padang.

Lalu jalur afirmasi bagi peserta didik dari keluarga tidak mampu yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikeluarkan oleh Pusdatin Kemensos RI, maksimal 15 persen dari daya tampung sekolah.

Kemudian jalur perpindahan tugas orang tua/wali, maksimal 5 persen dari daya tampung sekolah. Dan jalur prestasi bagi peserta didik yang memiliki nilai rata-rata rapor dari kelas IV semester I-kelas VI semester I (5 semester) tertinggi, maksimal 30% dari daya tampung sekolah termasuk prestasi non-akademik yang diterima secara luring/offline.

Untuk registrasi peserta didik dilakukan secara online. Peserta didik melakukan login di laman http://PSB.diknaspadang.id dengan menggunakan akun yang diperoleh dari SD asal. Login ini bisa menggunakan komputer atau HP.

Setelah berhasil login, mengisi tanggal lahir dan alamat tempat tinggal. Entrikan tanggal lahir sesuai KK, pilih kecamatan tempat tinggal sesuai KK/keterangan domisili.
Pilih kelurahan tempat tinggal sesuai KK/keterangan domisili. Ketik alamat tempat tinggal sesuai KK/keterangan domisili.

Lalu entrikan nomor KK, upload foto KK/keterangan domisili yang asli dan upload foto ijazah/bukti kelulusan yang asli. Khusus bagi peserta didik dari luar Kota Padang, dari sekolah di bawah naungan Kemenag, paket A, dan peserta didik tamatan sebelum 2020, katanya, dapat mengikuti pra-pendaftaran PPDB online pada 24 hingga 29 Juni.

Untuk persyaratannya, formulir diunduh dari laman http://PSB.diknaspadang.id. Fotocopy ijazah atau bukti kelulusan yang dilegalisir sekolah, fotokopi rapor kelas IV semester I dan II, kelas V semester I dan II, kelas VI semester I dan memperlihatkan yang asli.

Lalu print out NISN yang berasal dari laman http://nisn.data.kemdikbud.go.id. Fotocopy surat pindah tugas orang tua/wali bagi peserta didik dari luar Kota Padang. Fotokopi KK bagi peserta didik dari Kota Padang dan memperlihatkan yang asli. Fotokopi ijazah bagi peserta didik tamat sebelum tahun 2020 dan memperlihatkan yang asli.

Sementara itu, bagi calon peserta didik SMP yang tidak lulus tahap I atau yang tidak mendaftar pada tahap I bisa mendaftar di tahap II. “Pada tahap II jalur yang tersedia adalah jalur zonasi dan jalur perpindahan orang tua/wali,” ungkap Habibul.

Habibul menambahkan, selain pendaftaran online, PPDB juga dilakukan secara offline. Namun dikhususkan untuk jalur prestasi non-akademik dan jalur tahfiz Quran minimal 3 juz. Untuk pendaftarannya dibuka mulai 2-7 Juni 2020.

Jalur non-akademik prestasi diperuntukkan bagi calon peserta didik yang memiliki prestasi di bidang olimpiade sains nasional, olimpiade olahraga siswa nasional dan atau kejuaraan olahraga nasional, festival dan lomba seni siswa nasional, dan lomba penelitian ilmiah remaja dengan memperoleh paling rendah juara 1 perorangan tingkat Kota Padang.

Dan untuk prestasi MTQ paling rendah juara 3 tingkat Kota Padang dan juara 3 tingkat provinsi untuk siswa dari luar daerah.

“Kuota untuk jalur ini maksimal 30 persen,” tuturnya.
Untuk hasil seleksi PPDB online, peserta didik dapat melihatnya di laman web http://PSB.diknaspadang.id.

“Bagi calon peserta didik yang telah lulus seleksi harus melakukan daftar ulang di sekolah dimana calon peserta didik dinyatakan diterima, dengan memenuhi persyaratan yang ditetapkan,” paparnya. Habibul mengimbau kepada masyarakat jika seandainya ada sesuatu yang tidak dipahami terkait PPDB online, bisa langsung datang ke sekolah yang bersangkutan. (eri)