Optimistis Hadapi Pandemi, Unitas Lepas 99 Wisudawan secara Fisik

73

Universitas Taman Siswa (Unitas) Padang melaksanakan wisuda ke-59 secara fisik, Kamis (5/11/2020). Artinya telah dua kali di masa pandemi Covid-19 ini universitas ini sukses menggelar salah satu kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi itu.

“Alhamdulillah hari ini kita kembali bisa melantik sebanyak wisuda 99 orang wisudawan/wisudawati. Banyak juga yang bertanya kenapa kami berani melaksanakan wisuda secara fisik ini. Satu di antaranya kita berupaya memberikan kebanggaan terhadap wisudawan/wisudwati dan orang tuanya di momen bahagia ini,” ujar Ki Sepris Yonaldi.

Ke-99 wisudawan-wisudawati itu berasal dari Program Studi Agroteknologi 18 orang, Program Studi Peternakan 27 orang, Program Studi Pendidikan Matematika 2 orang, Proram Studi Magister Agroteknologi 1 orang, Program Studi Manajemen 20 orang, dan Program Studi Ilmu Hukum 31 orang.

Dia mengatakan, meski di masa pandemi Covid-19 belum diketahui kapan berakhirnya, Universitas Taman Siswa bersyukur masih bisa melaksanakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu melaksanakan wisuda. “Hal ini sepatutnyalah kita syukuri,” tegasnya.

Keputusan melaksanakan wisuda secara fisik tersebut, katanya telah melalui pertimbangan dan kajian mendalam dari pihak Rektorat, Senat Universitas Taman Siswa Padang dan restu dari Badan Penyelenggara Pendidikan Tinggi Taman Siswa Padang (BPPTTS).

Pihak universitas juga mendengar harapan para wisudawan-wisudawati serta para orang tuanya yang ingin merasakan suasana wisuda yang sebenarnya, yaitu wisuda secara fisik.

Dikatakannya pelaksanaan wisuda secara fisik ini pun seperti dipermudah dalam pengurusan perizinannya. “Mungkin ini doa semua Keluarga Besar Universitas Taman Siswa dan semua pihak yang menginginkan wisuda fisik ini terlaksana,” ungkap Sepris dengan mimik gembira.

Serpris menyebutkan apa yang dilakukannya itu untuk mewujudkan komitmen dan kontribusi Taman Siswa dalam pembangunan nasional di bidang pendidikan.

Setelah membekali lulusan dengan multi kompetensi dan menggugah mahasiswa untuk aktif mengeksplorasi sumber belajar yang sangat melimpah di dunia maya dan membangun kemampuan softskill-nya.

Sesuai visi untuk menjadi Asean Entrepereneurial University yang berkarakter ketamansiswaan tahun 2040, Unitas memiliki komitmen menghadapi tantangan global dengan menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi di bidang ilmu dan mampu bersaing di duni kerja yang didukung kemampuan berwirausaha.

Unitas juga giat terhadap pengembangan ilmu dan teknologi melalui kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang mampu menghasilkan produk berupa Paten, HaKI dan publikasi ilmiah. Patut diketahui, saat ini Unitas berada di peringkat madya dalam bidang penelitian dan pengabdian, dan untuk institusi telah  meraih akreditasi B.

Dalam perjalanannya, Unitas Padang pada 2020 dipilih Kemenristekdikti menjadi salah satu PTS terbaik di Kopertis Wilayah X. Prestasi ini memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Unitas dalam menghadapi tantangan global.

Wisuda secara fisik ini adalah bagian dari upaya menghadapi tantangan global. Wabah global bukan harus ditakuti tapi dihadapi, dicarikan solusi sesuai anjuran para ahli. Untuk itu civitas akademika diminta menunjukkan komitmen dan sikap yang diperlukan.

Diungkapkan Sepris saat ini Unitas Padang memiliki 3 Fakultas yaitu Fakultas Ekonomi, Fakultas Pertanian dan Fakultas Hukum dan 10 program studi S1 dan 1 program studi S2. Program studi tersebut adalah Ilmu Hukum, Agroteknologi, Peternakan, Pendidikan Matematika, Aktuaria, Agribisnis, Manajemen, Geografi, Kewirausahaan, Manajemen Ritel. Adapun program S2 adalah Agroteknologi.

Sepris dengan bangga mengungkapkan universitas yang dipimpinnya telah banyak menjalin kerja sama, yakni dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Pemerintah Kabupaten Padangpariaman, Gebu Minang Sumbar, Lembaga Sahabat Alam, PERTI Sumbar, Nagari Talang Babungo Solok, Karang Taruna Sumbar, Kanwil BPN Sumbar, LKKS Sumbar. Lalu kerja sama dengan Perkasa Grup, Dompet Dhuafa Niaga, inioke.com, Forum Walinagari Kecamatan Lubukalung, HIPMI Sumbar, Laziz Mitra Ummat Madani, Dekopin Sumbar, HIMNI Sumbar, Hayokerja, Bank Sampah Pancadaya, Sapma PP dan Golkar Sumbar.

Dengan prestasi dan jalinan kerja sama yang harmonis, Sepris berharap Unitas semakin maju dan berkembang ke depannya. Lulusannya pun berkualitas, mampu bersaing di dunia kerja.

Meski sukses menggelar wisuda secara fisik, namun Rektor Septis tetap menyapa keluarga dengan penuh khidmat. “Kita mohon maaf kepada keluarga wisudawan karena pada wisuda kali ini sesuai protokol covid kami hanya boleh mendatangkan satu orang tua ke ruangan acara wisuda.  Kami mohon maaf, pelaksanaan wisuda harus sesuai edaran dan kebijakan dari pemerintah setempat,” ujarnya pada pidato sambutan di Rapat Senat Terbuka dalam rangka wisuda ke-59 Unitas Padang.

Secara khusus Sepris mengucapkan terimakasih terhadap Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai yang diwakili Sekda Martinus Dahlan. Atas dukungan kerja sama Pemkab Kepulauan Mentawai menguliahkan 25 putra-putri terbaiknya di Program Studi Aktuaria Unitas Padang.

Ketua Badan Penyelenggara Pendidikan Tinggi Taman Siswa (BPPTTS) Padang, Ki H. Irwandi Yusuf menyebutkan BPPTTS mendukung sepenuhnya terhadap upaya memajukan Unitas. Termasuk mengadakan wisuda secara fisik sebagai wujud sikap optimistis dalam menghadapi tantangan, hambatan. Tantangan harus dihadapi, dicarikan solusi terbaiknya.

Sekda Kabupaten Kepulauan Mentawai, Martinus Dahlan menyambut baik kerja sama dengan Unitas Padang. Unitas telah memberikan kesempatan emas bagi putra-putri Mentawai untuk kuliah di Unitas pada program studi yang menjanjikan di masa depan. (rel)