Pariaman Kembali Buka Pendaftaran Program Satu Keluarga Satu Sarjana

Wali Kota Pariaman menyerahkan beasiswa program Satu Keluarga Satu Sarjana. (Foto: Diskominfo)

Pemerintah Kota Pariaman kembali membuka penerimaan mahasiswa baru program Satu Keluarga Satu Sarjana (Sagasaja) mulai 8 Mei hingga 5 Juni 2020.

Dalam program ini, pemko memberikan beasiswa untuk membantu anak Pariaman yang memiliki prestasi akademik berlatar belakang keluarga kurang mampu.

“Program unggulan wali kota dan wakil wali kota Pariaman ini, bertujuan memberantas kemiskinan melalui peningkatan pendidikan vokasi,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Hertati Taher, Rabu (6/5/2020).

Tempat pendaftarannya, kata Hertati, di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Jalan Rohana Kudus No. 44A Kelurahan Taratak, Kecamatan Pariaman Tengah).

Persyaratannya, warga Kota Pariaman yang dibuktikan fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan berusia maksimal 22 tahun pada Juli 2020.

Selain itu, membawa surat tanda kelulusan dari SMA/SMK/MA, memilih jurusan/program studi sesuai bidang, berbadan sehat, dan surat keterangan kurang mampu dari desa/kelurahan domisili.

Setelah persyaratan tersebut lengkap, maka dimasukan ke dalam map. Untuk Politeknik Negeri Padang (PNP) menggunakan map merah, Politeknik ATI Padang map kuning, Poltekpel Sumbar map biru. Sedangkan pendaftar Politeknik Kelautan dan Perikanan Pariaman map hijau.

Hertati Taher juga menyampaikan, tahapan pada 5 sampai 8 Juni 2020 persiapan administrasi Basis Data Terpadu (BDT) di Dinas Sosial Kota Pariaman.

“Setelah batas terakhir nantinya kita cocokan data pendaftar tersebut dengan data BDT dan diumumkan 12 Juni 2020 di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman,” jelasnya.

Untuk penerimaan mahasiswa baru ini sama dengan tahun lalu. Semua pendaftar mengisisi formulir pendaftaran penerimaan calon mahasiswa baru program Sagasaja Tahun Akademik (TA) 2020/2021.

“Mulai hari ini (6/5/2020) kami sudah mengirimkan surat edaran ke masing-masing desa/kelurahan serta kecamatan untuk diberitahukan kepada masyarakat di wilayah masing-masing tentang penerimaan mahasiswa baru program Sagasaja. Sedangkan di lingkungan sekolah SMA/SMK/MA di Kota Pariaman disampaikan lewat Whatsapp.

Calon mahasiswa baru bisa diterima di PNP, ATIP, Poltekpel Sumbar, Politeknik Kelautan dan Perikanan Pariaman dan Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI).

“Alhamdulilah, khusus UI kuota disediakan untuk pendaftar sebanyak 20 orang. Namun, tidak menutup kemungkinan nantinya sesuai instruksi wali kota Pariaman ditambah jika peminatnya banyak dan tingkat kelulusannya tinggi,” ungkapnya.

Menurutnya, dalam tiga hari ini terakhir pendaftar sudah banyak yang datang ke dinas. Namun belajar dari tahun sebelumnya, pihak dinas meminta pendaftar ini bisa lulus lebih banyak dari tahun lalu karena program Sagasaja bertujuan memberantas kemiskinan masyarakat Kota Pariaman melalui peningkatan pendidikan vokasi.

“Secara pendaftaran, anak-anak yang mendaftar ini sudah hampir sesuai persyaratan, namun tingkat kelulusannya yang kurang. Mudah-mudahan anak-anak ini mempersiapkan diri untuk tes masuk ke perguruan tinggi sehingga bisa membantu keluarganya keluar dari kemiskinan dan meningkatkan SDM,” harapnya. (rel/esg)