Nevi Cek Lembaga Pendidikan Penerima Bantuan Tanggung Jawab Sosial

7

Anggota legislatif asal Sumatera Barat II, Nevi Zuairina mengunjungi Raudhatul Athfal (RA) Nurul Ilmi, Lubuk Alung, Kabupaten Padangpariaman.

Kunjungan untuk memastikan turunnya bantuan dari lembaga usaha pemerintah dalam bentuk tanggung jawab sosial (CSR) sehingga efektif dan optimal untuk peningkatan kualitas pendidikan.

Sebelumnya Nevi hadir menyaksikan penyerahan secara simbolis sembilan lokasi bantuan peningkatan kualitas pendidikan, sarana kesehatan dan sarana ibadah.

Salah satu penerimanya adalah RA Nurul Ilmi yang dikunjungi langsung oleh politisi PKS ini untuk berdialog dengan pengurus lembaga dan anak-anak didiknya yang masih usia sangat belia.


“Saya harap, anak-anak ini nantinya akan melanjutkan tampuk sejarah kebangsaan kita. Ada yang jadi pendidik atau ulama, ada yang jadi pengusaha, ada yang jadi dokter hingga ada yang jadi politisi untuk mengisi ruang legislatif, eksekutif dan yudikatif,” harap Nevi.

Di tengah pandemi yang kian memuncak, Nevi terus bergerak di lapangan guna  memastikan, regenerasi SDM negara kita berjalan sesuai harapan tanpa terganggu situasi yang kian mencekam ini.

Baca Juga:  Nevi Zuairina Optimistis Struktur PKS Sumbar Tuntas hingga Ranting

“Bantuan diberikan untuk sarana pendidikan ini khusus untuk kalangan ekonomi di bawah standar. Ini sangat mendesak dilakukan agar tidak membuat mereka kehilangan didikan karena anak- anak RA akan menjadi pemimpin di masa depan,” tutur Nevi.

Legislator yang duduk di Komisi VI DPR ini mengingatkan agar terjadi perubahan signifikan terhadap kualitas pendidikan di RA ini.

Apalagi anak-anak masih sangat belia, saat-saat emas menangkap semua pengetahuan dengan cepat dan mudah.

Saat ini, banyak masyarakat yang akibat pandemi ini kehilangan kesempatan belajar dengan selayaknya.

“Saya sangat berharap, terutama di Sumatera Barat ini tidak ada anak-anak yang kehilangan kesempatan mengikuti pendidikan di masa pandemi. Kualitas SDM negara kita mesti dijaga sebaik-baiknya. Jangan sampai ada lembaga pendidikan yang tutup karena persoalan fasilitas dan biaya,” ingat istri dari mantan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, ini.(rel)