Pengabdian Masyarakat, Dosen UNP Latih Guru di SDN 45 Bungo Pasang

46
Dosen UNP melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di SDN 54 Bungo Pasang, Kecamatan Kototangah, Padang.

Meski pandemi, Dosen Universitas Negeri Padang (UNP) masih tetap melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi sebagai tugas utamanya melalui berbagai cara, terutama memanfaatkan fasilitas e-learning.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat sebagai salah satu kewajiban bagi dosen. Kali ini kegiatan memberikan pelatihan berupa “Pengembangan Perencanaan Penilaian dan Asesmen” dilaksanakan bagi guru di SDN 45 Bungo Pasang Kecamatan Koto Tangah Padang.

Drs Maidarman MPd sebagai Ketua Pelaksana menjelaskan, bahwa di masa Covid19 ini masih bisa dilaksanakan berbagai kegiatan dengan berpedoman kepada protokol kesehatan Covid-19.

Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka sehari tanggal 28 September 2020, dan selanjutnya dilanjutkan dengan memanfaatkan fasilitas daring berupa WhatsApp sampai tanggal 3 Oktober 2020.

Drs Eswendi MPd sebagai instruktur pada kegiatan tersebut menambahkan, bahwa masih ada guru yang belum memahami konsep dan prosedur pengembangan asesmen kinerja, produk, dan sikap dengan alat pengukuran.

“Selama ini sebagian besar guru telah melaksanakan berbagai kegiatan pengukuran hasil belajar murid, namun belum terencana dan tanpa mempergunakan indikator pengukuran yang terinci sesuai dengan tuntutan Kompetensi Inti (KI) dan Komptensi Dasar (KD),” ujar Eswendi, Jumat (16/10/2020).

Semua kemampuan murid diukur dengan melakukan tes, sebagai alat ukur keberhasilan belajar murid. Padahal tes (asesmen tradisional) merupakan alat ukur untuk ukuran benar-salah, dan seharusnya dipergunakan untuk mengukur ranah kognitif.

Baca Juga:  Diperuntukan bagi 2.800 Guru, Pendaftaran Calon Guru Penggerak

Maltha Kharisma SPd MPd sebagai anggota Tim Pelaksana mengatakan, mahasiswa sambil belajar menularkan ilmunya kepada masyarakat, juga dapat mengembangkan kegiatan ini sebagai Tugas Akhir berupa Skripsi atau Karya Akhir untuk mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan.

“Setelah penyajian, tingkat penguasaan guru SDN Mitra terhadap dua pokok permasalahan utama menjadi meningkat”, ujar Maltha yang dibantu tiga orang mahasiswa, yaitu Dede Bermana, Ruci Wibowo, dan Dahlia Saputri.

Dijelaskan, rata-rata tingkat penguasaan guru SDN Mitra terhadap materi: (1) Perencanaan Penilaian (Kisi-kisi Penilaian) sudah mencapai 78.18, dan (2) Asesmen Alternatif sebesar 70,30. Hasil komparasi rata-rata persentase kemampuan awal guru dengan kemampuan akhir guru dengan menggunakan t-test dari SPSS versi 16, didapatkan hasil peningkatan yang signifikan dalam taraf 5%.

“Setiap peserta juga telah menghasilkan: (1) kisi-kisi penilaian, dan (2) tiga buah rubrik asesmen, masing-masing satu rubrik asesmen proses, satu rubrik asesmen produk, dan satu rubrik asesmen sikap,” ujarnya. (*)