Genius Umar, Sibuk Kampanye dan Penguji Doktor di Dalam & Luar Negeri

Calon Wakil Gubernur Sumbar, Genius Umar saat menjadi penguji program doktor di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Kamis (19/11/2020).

Di tengah kesibukan berkampanye dan mengunjungi masyarakat ke berbagai daerah di Sumatera Barat, Genius Umar tetap melaksanakan kewajibannya sebagai dosen dan penguji.

Seperti yang dilakukannya Kamis (19/11/2020) lalu. Genius Umar menjadi penguji ujian terbuka dr Andi Julia Rifana pada program Doktor di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.

Judul disertasi dr Andi itu tentang pengembangan metode rehabilitasi penyalahgunaan narkoba berbasis keluarga di kalangan remaja dengan metode EVIE di DKI Jakarta tahun 2017-2019.

Genius yang notabene Doktor Kebijakan Publik di IPB Bogor itu, bersanding dengan sejumlah penguji lainnya; Prof Dr Afrizal MA, Dr dr Adnil Edwin Nurdin SpKJ, dan Prof Dr dr Rizanda Machud MKes FISPH FISCM, serta penguji lainnya.

Saat menguji, Genius menyebut hal menarik yang terdapat pada disertasi bahwa saat ini sudah banyak lembaga rehabilitasi narkoba. Hanya saja pencegahan dan penurunan kasus narkoba itu ternyata tidak signifikan.

Hal ini yang kemudian munculnya ide dari penelitian disertasi ini bagaimana pusat-pusat rehabilitasi dipecah menjadi rehabilitasi narkoba berbasis keluarga.

Namun demikian Genius mengkritisi pada disertasi belum tergambar bagaimana latar belakang dan situasi keluarga 35 orang yang menjadi responden tersebut. Misalnya, latar belakang pendidikan, dan pekerjaan responden.

Hal ini sebut Genius harus dibagi-bagi kembali sehingga responden menjadi homogen. Nah, data ini yang nantinya bisa dilihat kondisi keluarga yang bagaimana yang bisa mendorong keberhasilan rehabilitasi narkoba.

Di samping itu, Genius menyarankan agar disertasi ini bisa bermanfaat bagi pengambil kebijakan public. Maka, harus jelas bagaimana institusi dan regulasinya, yang bisa jadi contoh untuk diterapkan.

“Saat ini sudah banyak di daerah, kampung bebas narkoba, cuma konsepnya itu belum jelas. Apakah bebas narkoba berarti yang narkoba diusir dari kampungnya? Nah saya lebih setuju dengan kampung rehabilitasi. Mungkin ini bisa diterapkan menggunakan metode pada disertasi ini, sehingga memberi manfaat bagi banyak orang,”ujarnya.

dr Andi Julia Rifana mengucapkan terima kasih atas saran yang dipaparkan Genius Umar. Saran tersebut bisa ia teliti dan kembangkan kembali pada perbaikan disertasi.

Baca Juga:  Mau Dapat BSU PTK Non-PNS! Begini Syaratnya

Demikian sekelumit aktivitas Genius Umar selain sebagai pamong. Sosoknya memang cukup aktif sebagai pengajar di sejumlah perguruan tinggi negeri. Bahkan Genius menjadi salah satu inisiator lahirnya Program Magister Administrasi Publik di Universitas Negeri Padang (UNP).

Kejeniusan Genius Umar juga membuatnya sering diminta untuk menjadi penguji pada promosi doktor di universitas yang ada di Malaysia. Sebut saja di Universitas Kebangsaan Malaysia maupun di Malaysia Limkokwing University.

Untuk Unand, Genius sudah tiga kali mendapat kepercayaan sebagai penguji. Sedangkan di UNP karena telah menjadi dosen di UNP, hal yang rutin menjadi penguji baik pada program magister maupun program doktor.

Alhamdulillah dalam waktu dekat saya juga akan menjadi penguji promosi Doktor warga Yordania pada University of Wales UK Inggris,” ujarnya.

Bapak empat orang anak ini memang fokus sekali membangun dunia pendidikan menjadi terus berkembang.

Ia berharap hasil-hasil penelitian kalangan perguruan tinggi seperti tesis, disertasi bisa diaplikasikan. Tak hanya sebatas tersimpan di perpustakaan. Hasil penelitian ini juga bisa menjadi acuan bagi pengambil kebijakan publik

Calon Wakil Gubernur Sumbar ini memiliki keinginan untuk membangun dunia pendidikan Sumbar untuk kembali menjadi tujuan pendidikan tak hanya nasional namun internasional.

Untuk itu peningkatan kualitas dunia pendidikan menjadi prioritas utamanya. Pemerintah bisa bekerjasama dengan perguruan tinggi untuk memberi kesempatan bagi warga kurang mampu kuliah di perguruan tinggi lewat program satu keluarga satu sarjana.

“Saya optimistis jika seluruh daerah di Sumbar bisa menerapkan program satu keluarga satu sarjana ini, kualitas SDM di Sumbar akan terus meningkat. Sumbar tempat lahirnya para tokoh bangsa ini dan ini harus diteruskan hingga nanti,” ujar Genius Umar yang merupakan pasangan Fakhrizal dalam Pilgub Sumbar 2020 itu. (nia/rpg)