PPDB SD/SMP Dibuka Offline dan Online

66
Sekretaris Disdikbud Danti Arvan didampingi Kabid Dikdas Syafrizal Syair dan Kepala UPTD Dapodik dan TI Tressy Yulinda memberikan keterangan seputar PPDB SD/SMP, Selasa (25/5). (IST)

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2021/2022 tingkat SD Negeri dan SMP Negeri/Swasta di Kota Padang dilakukan secara luar jaringan (luring/offline) dan dalam jaringan (daring/online).

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang, Danti Arvan mengatakan, PPDB SD secara offline dilaksanakan melalui dua jalur. Pertama jalur inklusif, termasuk dalam kuota jalur afirmasi dengan kuota maksimal 15 persen.

Kedua, jalur anak kandung guru dan tenaga kependidikan (GTK), termasuk dalam kuota jalur perpindahan tugas ortu/wali. Kuotanya maksimal 5 persen. Sedangkan untuk PPDB SMP dilaksanakan tiga jalur. Pertama, jalur inklusif, termasuk dalam kuota jalur afirmasi, kuotanya maksimal 15 persen.

Kedua jalur prestasi non-akademik dan jalur tahfiz Quran minimal 3 juz, termasuk dalam kuota jalur prestasi dengan kuota minimal 25 persen. Ketiga jalur anak kandung guru dan tenaga kependidikan (GTK), termasuk dalam kuota jalur perpindahan tugas ortu/wali, dengan kuota maksimal 5 persen.

Danti menjelaskan, khusus jalur prestasi non-akademik, calon peserta didik memiliki prestasi di bidang Olimpiade Sains Nasional, Olimpiade Olahraga Siswa Nasional dan atau Kejuaraan Olahraga Nasional, Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional dan Lomba Penelitian Ilmiah Remaja dengan memperoleh paling rendah juara 1 perorangan tingkat Kota Padang.

“Dan untuk prestasi MTQ paling rendah juara 3 tingkat Kota Padang dan juara 3 tingkat propinsi untuk siswa dari luar daerah,” ujar Danti didampingi Kabid Dikdas Syafrizal Syair dan Kepala UPTD Dapodik dan TI Tressy Yulinda.

Untuk pendaftaran/pengambilan formulir (offline) jalur prestasi non-akademik ini dibuka pada 24 Mei-25 Mei 2021, pengembalian formulir dan penyerahan syarat administrasi 24-26 Mei 2021. “Pendaftaran dan pengembalian formulir dilaksanakan di Kantor Disdikbud Jalan Bagindo Aziz Chan Padang,” tutur Danti.

Sementara pengumuman siswa yang diterima 10 Juni 2021 dan pendaftaran ulang ke sekolah yang dituju 14-15 Juni 2021. Sedangkan untuk jalur prestasi bidang tahfiz Quran (offline) pendaftaran 24-25 Mei 2021, kegiatan seleksi 2-3 Juni 2021, pengumuman 10 Juni 2021 dan pendaftaran ulang ke sekolah 14-15 Juni 2021.

Untuk PPDB jalur anak kandung guru dan tenaga kependidikan tempat tugas (offline), pendaftaran dan pengambilan formulir pada 2-4 Juni 2021, pengembalian formulir dan penyerahan persyaratan administrasi 7-8 Juni 2021.

“Pendaftaran dan pengembalian formulir dilaksanakan di Kantor Disdikbud,” sebut Danti.
Selanjutnya pengumuman siswa yang diterima 10 Juni 2021 dan pendaftaran ulang ke sekolah 14-15 Juni 2021.

Untuk jalur inklusi (offline), pendaftaran asesmen 17-28 Mei 2021 di UPTD LDPI Disdikbud Padang, pengambilan surat pengantar SD 31 Mei-7 Juni 2021 dan SMP 31 Mei-17 Juni 2021, pendaftaran ulang ke sekolah, SD 31 Mei-8 Juni dan SMP 31 Mei-18 Juni 2021.

PPDB Online

Kemudian untuk PPDB online tingkat SD negeri akan dibuka 14-19 Juni mendatang. Sementara tingkat SMP negeri, dibuka 21-26 Juni mendatang. (lihat grafis, red).
Danti menyebutkan, PPDB online SD tahun ini dilaksanakan melalui tiga jalur.

Pertama jalur zonasi, kuotanya minimal 80 persen. Kedua jalur afirmasi dengan kuota maksimal 15 persen dan ketiga jalur perpindahan tugas ortu/wali dengan kuota maksimal 5 persen.

Sementara PPDB online tingkat SMP, pendaftarannya dilakukan melalui 4 jalur. Yakni jalur zonasi dengan kuota maksimal 55 persen. Lalu jalur afirmasi maksimal 15 persen. Kemudian jalur perpindahan tugas ortu/wali, maksimal 5 persen dan jalur prestasi minimal 25 persen. “Untuk registrasi, calon peserta didik melakukan login di laman http://PSB.diknaspadang.id,” jelas Danti.

Danti menambahkan, pada PPDB online tahun ini, Disdikbud juga melibatkan sekolah swasta. Ini sesuai Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021 Pasal 16 berbunyi. (1) Pemda dapat melibatkan sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat dalam pelaksanaan PPDB. (2) Ketentuan pelaksanaan PPDB bagi sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat ditetapkan oleh Pemda sesuai dengan kewenangannya.

“Kita melibatkan semua SMP swasta di Kota Padang dengan ketentuan jumlah daya tampung ditetapkan oleh SMP swasta yang bersangkutan dan calon peserta didik yang diterima melalui PPDB online yang dilaksanakan oleh Disdikbud dibebaskan dari uang pembangunan/uang masuk, SPP/iuran bulanan,” jelasnya.

Danti juga menekankan, daya tampung SMP negeri tidak cukup untuk menampung semua lulusan SD di Kota Padang. Menurut data, saat ini jumlah SD di Kota Padang sebanyak 338 sekolah yang tersebar di 11 kecamatan.

Sementara jumlah SMP sebanyak 43 sekolah. Dari 104 kelurahan, hanya 38 kelurahan yang memiliki SMP negeri. Sedangkan jumlah SMP swasta tercatat sebanyak 55 sekolah yang tersebar di 11 kecamatan. (eri)