FMIPA Unand Mesti Berkontribusi lebih Besar

Peserta sarasehan dekan menghadirkan dekan-dekan yang pernah memimpin FMIPA Unand yang dilakukan secara daring via platform video conference, akhir pekan lalu. Kegiatan ini merupakan rangkaiam acara memperingati Dies Natalis ke-65 FMIPA Unand. (IST)

Keberhasilan Fakultas MIPA Unand meraih sejumlah pencapaian sejauh ini tak terlepas dari kerja keras seluruh civitas akdemika dan dekan-dekan sebelumnya. Sehingga membawa FMIPA Unand menjadi salah satu fakultas yang bereputasi di tingkat nasional dan direkognisi di tingkat internasional (ASEAN).

Dekan Fakultas MIPA Unand Prof Dr Syukri Arief dalam sarasehan dekan dengan mengundang dekan-dekan yang pernah memimpin FMIPA Unand yang dilakukan secar daring via platform video conference, akhir pekan lalu. Kegiatan ini merupakan rangkaiam acara memperingati Dies Natalis ke-65 FMIPA Unand.

“Alhamdulillah, 8 dari 10 program studi di FMIPA Unand telah terakreditasi A dan khusus Prodi S-1 Biologi dan Prodi S-1 Fisika telah tersertifikasi tingkat ASEAN oleh AUN-QA,” jelas mantan Wakil Direktur I Pascasarjana Unand itu.

Sarasehan dekan pertama kali diselenggarakan ini dihadiri  tujuh orang dekan FMIPA antar periode yaitu, Prof Hazli Nurdin (periode 1994-2000), Dr Ardinis Arbain (periode 2004-2008), Prof Emriadi (periode 2008-2012), Prof Syafrizal (periode 2015-2016).

Lalu, Prof Mansyurdin (periode 2016-2019), Prof Safni (periode Jan-Agus 2020), dan Prof. Syukri Arief (periode Agus 2020 – sekarang). Selain mengundang dekan lintas generasi, panitia kegiatan juga mengundang alumni dan seluruh civitas akademika FMIPA Unand.

Rektor Unand Prof Dr Yuliandri SH MH sewaktu membuka sarasehan dekan ini mengaku, sangat mengapresiasi terselenggaranya acara dan mengharapkan FMIPA bisa menjadi lebih maju lagi dari sebelumnya. Hal istimewa lainnya adalah hadirnya Prof Sjahridal Dahlan yang merupakan alumni pertama FMIPA Unand.

Dalam kesempatan itu, masing-masing dekan menyampaikan berbagai pengalaman yang mereka alami selama memimpin FMIPA dengan dimoderatori oleh Prof Syamsuardi yang saat ini merupakan Wakil Dekan II FMIPA Unand. Prof Hazli Nurdin sebagai mantan dekan paling senior mengawali bincang-bincang santai dalam sarasehan dekan ini dengan menceritakan bagaimana beliau dahulunya merintis berdirinya jurusan Matematika dan Fisika.

Selanjutnya Prof Emriadi mengisahkan masa-masa sulit ketika gempa besar tahun 2009 meluluhlantakkan Kota Padang, termasuk kampus Unand, sehingga sedikit banyak mengganggu pelaksanaan akademik dan penelitian. Prof Emriadi juga menambahkan bahwa untuk kemajuan FMIPA kita tidak bisa jalan sendiri-sendiri, semua jurusan harus bekerja sama untuk kemajuan FMIPA.

Dr Ardinis Arbain juga mengaminkan hal ini dengan harapan adanya riset multidisiplin di FMIPA untuk kemajuan masyarakat dan peradaban, serta pembuatan Rumah Skripsi untuk wadah “curhat” atau konseling bagi mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi mereka. Beberapa saran lainnya juga datang dari Prof Syafrizal untuk membenahi proses administrasi agar efektif, efisien, dan akuntabel.

Baca Juga:  Anugerah SIG Innovation 2020, Tim Semen Padang Raih 5 Penghargaan

Berikutnya Prof Mansyurdin yang merupakan Wakil Rektor I Unand sekarang ini juga menyampaikan kilas baliknya dalam mendorong internasionalisasi FMIPA dengan mempersiapkan semua program studi sarjana menuju akreditasi internasional. Hasilnya dapat terlihat dari telah disertifikasinya dua prodi S-1 (Biologi dan Fisika) oleh AUN-QA dan sedang disusunnya program persiapan akreditasi internasional ASIIN dan RSC untuk semua jurusan di FMIPA.

Tidak ketinggalan Prof Safni sebagai Dekan perempuan pertama FMIPA Unand juga menyampaikan harapan beliau yang belum terwujud, yaitu pendirian Rumah Wakaf sebagai wadah untuk membantu mahasiswa yang sedang kesulitan secara ekonomi agar tetap bisa meneruskan pendidikan di FMIPA. Selanjutnya pada sesi terakhir, Prof Syukri Arief sebagai penerus tongkat estafet kepemimpinan FMIPA menyampaikan bahwa saran dan ide dari semua dekan yang terdahulu merupakan suatu harapan agar bisa terwujud ketika kepemimpinannya.

Ketua Panitia Dies Natalis FMIPA ke-64 Unand, Dr Aadrean, dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa sarasehan dekan ini menjadi wadah silaturahmi antar Dldekan, civitas akademika dan alumni FMIPA UNAND, serta menerima masukan-masukan untuk program FMIPA ke depannya. Dengan demikian FMIPA Unand selain bisa berkontribusi dalam memajukan Unand,  juga berkontribusi terhadap kemajuan masyarakat banyak. FMIPA Unand juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung FMIPA menjadi salah satu fakultas yang bermartabat di Unand khususnya dan di nasional pada umumnya.

Acara sarasehan dekan yang berbasis teknologi melalui platform video conference ini akhirnya dimeriahkan dengan kuis interaktif yang juga memberdayakan kemajuan teknologi, yaitu menggunakan platform interactive quiz yang sangat menarik minat peserta. Dua peserta yang memperoleh nilai tertinggi dalam kuis interaktif ini mendapatkan doorprize dari panitia. Selain acara sarasehan dekan, berbagai acara menarik lainnya juga akan digelar pada hari puncak kegiatan Dies Natalis ke-65 FMIPA Unand pada tanggal 31 Oktober 2020 mendatang. (rdo)