Dihadiri Peneliti LIPI, 357 Peserta Ikuti Webinar Multimedia Jayanusa

26

STMIK-AMIK Jayanusa Padang kembali menggelar seminar secara virtual menggunakan zoom (webinar), Kamis (23/7). Kali ini webinar multimedia bertema “Drone, Photogrammetry & Orthomozaic untuk Animasi 3D”.

Selain civitas akademika STMIK-AMIK Jayanusa, webinar yang digelar secara gratis dan bersertifikat ini juga diikuti 357 peserta umum dan para mahasiswa dari Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, DKI Jakarta dan Jawa Barat.

STMIK-AMIK Jayanusa menghadirkan pembicara Muhammad Yudhi Rezaldi, Ph.D, Peneliti Pusat Penelitian Multimedia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Dalam paparannya, Yudhi menyampaikan secara lengkap penjelasan sejarah dan pemanfaatan drone, photogrammetry dan orthomozaic untuk animasi 3D.

Ia menjelaskan teknik pemetaan melalui foto udara terhadap obyek, daerah, atau fenomena di permukaan bumi, menggunakan alat berupa kamera dengan proses perekaman secara fotografik dengan bantuan detector atau alat pendeteksi berupa film.

Lalu, proses othomozaic menjadi 3D animasi. Bagaimana mengekspor file dari ortomozaic, mengimpor file ke model 3D, editing, remodeling, animasi dan render.

Bagaimana gambar-gambar disesuaikan untuk relief topografi, distorsi lensa, dan kemiringan kamera.

“Orthomozaic memiliki representasi yang akurat, maka dapat digunakan untuk mengukur jarak atau ukuran yang sebenarnya dari sebuah objek,” katanya.

Kemudian dijelaskan juga software yang digunakan untuk proses tersebut, yakni DroneDeploy 3D mapping mobile app, Pix4D Mapper photogrammetry, DroneDeploy Enterprise 3D Map, AutoDesk ReCap photogrammetry, SimActive Correlator3D™ software, Maps Made Easy Orthophoto and 3D Models, 3DF Zephyr photogrammetry software
dan Agisoft PhotoScan photogrammetry. Kemudian, PrecisionHawk 3D Map Software, Open Drone Map Photogrammetry, ESRI Drone2Map for ArcGIS dan Agisoft Metashape 3D Software.

Untuk animasi dia menyampaikan pula sofware yang gratisan dan berbayar untuk membuat animasi 3D.

Dalam webinar tahun lalu di STMIK-AMIK Jayanusa, Yudhi telah menjelaskan tips dan trik membuat film animasi 2D-3D. Teknik dan seni untuk membuat simulasi gerakan yang menampilkan serangkaian gambar/frame memiliki kekuatan, semangat dan emosi, sehingga berkesan hidup.

“Selain membuat simulasi gerakan, juga dilakukan pengolahan sekumpulan gambar dan memvariasikannya dengan efek, filter, dan suara yang sejalan dengan gerakan animasi tersebut,” kata Yudhi.

Di samping teknik dan proses, Yudhi mengungkapkan software yang mendukung produksi film animasi. Begitu pula software yang mendukung produksi film animasi 3D.

Yudhi merupakan jebolan Jurusan Komunikasi Visual Universitas Pasundan Bandung yang kemudian melanjutkan pendidikan Magister Desain di Institut Teknologi Bandung dan meraih gelar Ph.D Visual Informatic di Universiti Kebangsaan Malaysia.

Dalam perjalanan karirnya, Yudhi telah menerbitkan dua buku seri multimedia dan satu buku Metode Praktis Menggunakan 3ds Max dalam Membuat Objek dan Animasi”.

Baca Juga:  Petakan Mutu Sekolah, LPMP Sumbar Gelar Rakor

Dia juga menerbitkan banyak paper akademis yang dipublikasikan (prodising) dan jurnal. Di antaranya prosiding berjudul “Tsunami Hazard Signage at Beach Tourism Area in Indonesia” dan “Review of Spatial and Non-spatial Data Transformation to 3D Geovisualization for Natural Disaster”.

Kemudian publikasi jurnal, di antaranya berjudul “Media Dissemination “The Threat of Tsunami Unleashed from the Eruption of Mount Anak Krakatau” Through Documentary Movie” dan “Diseminasi Ancaman Tsunami Melalui Sign System untuk Kawasan Pantai Carita”

Ketua Yayasan Bina Manajemen Informatika (YBMI) STMIK-AMIK Jayanusa Irwan Kinun, SE.Akt, M.Kom menyebutkan bahwa, pada masa pandemi Covid-19 ini kampus yang dinaunginya ini terus memberikan pembelajaran kepada para mahasiswa dengan memaksimalkan pemanfaatan teknologi daring.

“Webinar yang kita gelar seperti ini, sengaja dibuka gratis untuk umum dan para mahasiswa dimanapun berada sebagai bagian tridharma perguruan tinggi. Ini juga bagian implementasi Kampus Merdeka, yakni mencetak SDM unggul dengan kultur belajar inovatif sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan digitalisasi,” jelas Irwan Kinun didampingi Ketua STMIK Jayanusa Imam Gunawan, M.Kom.

Sebelumnya, kata Irwan, STMIK-AMIK Jayanusa pada Selasa (22/6/2021) lalu, menggelar Webinar bertema “Implementasi IT Enterprise Architecture di Industri: Case Study ERP” dengan pembicara Dosen UGM Surahyo Sumarsono, B.Eng., M.Eng.Sc.

Kemudian, pada Jumat (25/6/2021), kampus STMIK-AMIK Jayanusa yang dipimpin Irwan Kinun ini, menggelar webinar bertema “E-Commerce & Transformasi Digital” dengan pembicara Budi Putra, Founder & CEO Ekuator Media.

“Pada Juni lalu, kita juga menggelar Olimpiade Teknologi Informasi Jayanusa 2021 antar-mahasiswa STMIK-AMIK Jayanusa dengan memberikan apresiasi berupa sertifikat dan total hadiah Rp13 juta,” kata Irwan.

Di kampus informatika terkemuka di Sumatera ini, sering pula digelar kegiatan kehasiswaan lainnya seperti English Song Festival, Mapala, Turnament Esport, Turnamen Futsal, Star-up IT BootCamp, MTQ dan lainnya.

Saat ini, kampus STMIK-AMIK Jayanusa yang berada di pusat Kota Padang, tepatnya di Jalan Damar 69E, tengah membuka pendaftaran mahasiswa baru 2021/2022 hingga September 2021.

Program studi STMIK Jayanusa (S1) ada dua, yakni Sistem Informasi dan Sistem Komputer. Sedangkan AMIK Jayanusa (DIII) program studi Manajemen Informatika.

Pendaftaran bisa dilakukan secara online di webiste; www.jayanusa.ac.id atau datang langsung ke kampus.

“Sebelum pandemi, di samping beasiswa gratis kuliah sampai tamat dan beasiswa KIP, kita juga memberikan beasiswa ke Australia bagi mahasiswa berprestasi,” kata Irwan.(adv)