Melalui Seiyu, Mahasiswi Unand Ini Ingin Tunjukkan Keindahan Islam

53

Sejak video sulih suara Jilannisa Hanifa (nama seiyu: J.Uchiha) mahasiswi FIB Unand yang berkolaborasi dalam grup dengan seiyu Zaikuza diumumkan sebagai satu dari 4 video finalis pada lomba Mengarang dan Sulih Suara Animasi (Challenge Ani-Goe oleh Kedubes Jepang di Indonesia) diumumkan di akun facebook Kedutaan Besar Jepang di Indonesia dan dirilis di akun YouTube Kedubes tersebut, kompetisi babak voting melalui pemberian “like” pada video finalispun dimulai. Proses voting akan berakhir pada malam hari ini, 30 April 2021 pukul 11.29.

Berikut link votingnya : https://youtu.be/wi-tWnn95Nk

Dukungan dari mahasiswa, dosen dan pimpinan hingga Wakil Rektor Unand pun berdatangan bagi mahasiswi Sastra Inggris semester II ini. Bidang kemahasiswaan dan humas Unand meng-upload link video yang bisa diklik pendukung melalui Instagram @unandofficial, juga membuat link berita di website resmi Universitas Andalas (https://unand.ac.id/id/berita-peristiwa/berita/item/3826-unand-sasing-kedubes-jepang.html).

“Alhamdulillah, sempat unggul lalu dikejar, unggul lagi, dan sejak tadi malam kekejar lagi…, jadi deg-degan….,” kata Nisa chan, begitu Jilannisa dipanggil.

Ia merasa cukup tegang dengan kondisi voting saat ini namun juga optimis dan berharap dukungan lebih besar lagi dari berbagi pihak. Keluarga besar Unand sendiri terdiri dari 30.000 dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa yang sehari-hari beraktifitas secara offlline maupun online di kampus tertua diluar Pulau Jawa tersebut.

Belum lagi alumni yang tersebar di berbagai penjuru. “Proses voting ini memberikan banyak pelajaran berharga. Dukungan yang luar biasa dari orang tua, keluarga, dosen, guru dan sahabat, bahkan dari luar negeri membuat Nisa tak ingin berhenti memperjuangkannya. Semoga informasi mengenai perlunya dukungan pada even ini dapat sampai ke sebagian besar keluarga besar Unand, ” harapnya.

Baca Juga:  Mahasiswa Dibatasi, UNP Buka Pendaftaran Doktor Ilmu Keolahragaan

Wakil Rektor III Universitas Andalas, Dr. Insanul Kamil langsung memberikan dukungan moril dan memberikan perhatian yang besar agar Jilannisa terus bersemangat pada tahap ini.

Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Budaya Unnd Ilmeda Indah Lestari juga optimis mahasiswanya akan memperoleh dukungan terbaik dalam periode voting kompetisi kali ini.

“Upaya dan dukungna terbaik dari FIB kita berikan bagi mahasiswa dalam berkegiatan dan mengukir prestasi, apalagi even kali ini sangat bergengsi dengan penyelenggara Kedutaan besar Jepang di Indonesia,” ujar Dosen Prodi Sastra Jepang Unand tersebut.

Bagi Jilannisa sendiri, dalam mengembangkan bakatnya sebagai seiyu, selain ingin mengejar impian menjadi seiyu profesional, jika bisa di negeri sakura agar lebih berasa kental, ia juga ingin memperkenalkan Indonesia dan Islam yang damai dan indah ke dunia. “Biasanya Nisa cuma bikin konten voice act secara random saja di YouTube, trus tahun lalu alhamdulillah dapat kerja sebagai voice actor di sebuah studio” jelasnya.

“Sebenarnya Nisa baru dapat kabar dari beberapa hari sebelum deadline tentang adanya kompetisi ini dari teman, jadi serba buru-buru mempersiapkan selama dua hari untuk rekaman dan editing. Ingin dapat pengalaman juga,“ ujarnya ketika ditanya bagaimana awalnya Nisa mengikuti kompetisi ini.

Zaikuza patner-nya kali ini merupakan rekan dan leader dalam Circle VeinzField, sebuah grup yg berisi 10 orang yang mempunyai hobby yang sama, voice actor, suka membuat konten bersama tentang voice acting dari Indonesia dan terkadang juga memberikan jasa Voice Acting.

“Zaikuza yang Nisa ajak kali ini karena dia selalu yang paling gampang dan cepat responsnya jika diajak kolaborasi,” tambahnya. (rel)

Previous articleBesaran Zakat Fitrah Ditetapkan, Paling Tinggi Rp 40 Ribu
Next articleHeri Fitrianto Raih Penghargaan dari Majalah Indonesia Award Magazine