Di Tengah Pandemi, Apresiasi STMIK Indonesia Wisuda Virtual

Di masa pandemi Covid-19 ini pertama kali wisuda secara virtual atau online  digelar  STMIK Indonesia Padang.

Hal itu diapresiasi Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit saat menghadiri wisuda itu secara virtual, Sabtu (30/5/2020).

“Ini salah satu bukti bahwa pemerintah melalui sektor pendidikan siap berproses menuju new normal, dan menunggu inovasi-inovasi sektor lainnya dari seluruh institusi yang ada di Sumatera Barat,” kata Nasrul.

STMIK Indonesia Padang pada wisuda ke-40 tahun 2020 melaksanakan secara  virtual.

“Selamat kepada STMIK Indonesia Padang yang telah memanfaatkan IT sebagai satu alat komunikasi canggih saat ini,” katanya.

Kepada 96 sarjana baru dari 4.922 orang sarjana STMIK yang selama ini sudah dihasilkan, diingatkannya bahwa hasil evaluasi dari 100 % lulusan perguruan tinggi hanya 2 % yang diterima sebagai pegawai negeri.

“Siapa yang bisa diterima? Orang yang punya kemampuan, bagaimana kemampuannya, yang berkarakter moral,  iman dan takwa serta karakter kompetensi saat diajarkan di perguruan tinggi. Ananda tentu ingin menjadi orang yang hebat, tapi kalau tidak punya karakter kompetensi di zaman milenial ini, bakal sulit untuk bersaing,” ingatnya.

Para wisudawan juga meati berpikir kritis terhadap persoalan-persoalan di tengah masyarakat dan harus kreatif.

“Sehingga nantinya akan menjadi orang yang berhasil. Lalu, harus memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik, sopan santun, kepribadian yang baik dan menghargai orang lain serta kemampuan berkolaborasi dengan rekan-rekan, antar-alumni dan masyarakat,” jelasnya.

Pada wisuda kali ini, hadir mantan Ketua DPD RI Irman Gusman, anggota DPD RI Alirman Sori serta para tokoh dan civitas akademika STMIK Indonesia.(rel/abk)