Jelang Ramadan, Pemerintah Diminta Jamin Harga Kebutuhan Pokok Stabil

19

Anggota Komisi VI DPR, Nevi Zuairina yang bermitra dengan Kementerian Perdagangan meminta secara khusus kepada pemerintah agar jelang Ramadan dan Idul Fitri memastikan harga kebutuhan pokok stabil sehingga masyarakat dapat melalui momen besar tahunan ini dengan rileks dan menyenangkan.

Nevi mengatakan, beberapa analisa pasar berdasarkan pantauan dan penelitian singkat menunjukkan, bahwa menjelang Ramadan dan Idul Fitri harga-harga kebutuhan pokok diprediksi akan mengalami kenaikan.

“Menjelang Ramadan dan Idul Fitri biasanya harga-harga kebutuhan pokok akan mengalami kenaikan. Hal tersebut dikarenakan adanya kenaikan permintaan yang tidak biasanya saat Ramadan dan Idul Fitri,” tutur Politisi PKS ini.

Nevi menegaskan bahwa Pemerintah dapat memastikan tersedianya stok komoditas yang tiap tahun mengalami kenaikan saat Ramadan dan Idul Fitri seperti daging, beras, gula, terigu, bawang merah, dan minyak goreng.

Hal ini ia tekankan terus karena Pemerintah sangat perlu mengambil langkah yang tepat untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok agar tidak merugikan pihak-pihak terkait seperti petani, nelayan, pedagang, dan juga masyarakat selaku konsumen.

“Ada 4 hal yang harus diperhatikan, yaitu pasokan, distribusi, sinergi dan operasi pasar,” jelas Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Sumatera Barat II itu.

Nevi menambahkan, berkaitan dengan langkah yang perlu di ambil Pemerintah adalah memastikan distribusi berjalan lancar, jangan ada penimbunan, lakukan koordinasi yang baik antar Kementerian dan Lembaga terkait.

Baca Juga:  Usulan DPR untuk Ringankan UMKM, Hapus Kebijakan Hak Tagih Bank

Jangan sampai data yang berbeda antar Kementerian dan Lembaga menjadi penyebab munculnya kebijakan yang merugikan rakyat.

“Upaya menjamin tersedianya pasokan stok komoditas dapat dilakukan Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dengan melakukan pemeriksaan gudang-gudang yang menyimpan komoditas kebutuhan pokok untuk memastikan tidak terjadi penimbunan, selain itu Pemerintah harus memberikan sanksi yang tegas jika ada yang terbukti melakukan penimbunan,” ujar Nevi.

Aktivis perempuan dari PKS ini mengingatkan kembali kepada semua pihak, bahwa momen puasa dan lebaran dimana permintaan akan kebutuhan pangan pokok meningkat tajam, sering kali muncul orang-orang tak bertanggung jawab memanfaatkan situasi yang akhirnya merugikan banyak pihak terutama masyarakat konsumen.

Oknum-oknum ini muncul musiman dan pemerintah belum selesai memberantas para spekulan-spekulan nakal ini.

“Saya berharap, Menteri Perdagangan melakukan sidak ke pasar-pasar untuk memastikan kebutuhan pokok stabil. Sidak ini juga penting diikuti seluruh Dinas Perdagangan Provinsi dan kabupaten kota paling tidak sepekan sekali menjelang Ramadhan dan menjelang Idul fitri sehingga masif seluruh Indonesia untuk menghalau spekulan. Operasi pasar dalam bentuk pasar murah juga bisa dijadikan opsi untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Ramadhan dan Idul Fitri nanti,” tutup Nevi Zuairina. (rel)

Previous articleCVR Sriwijaya Air Ditemukan, Ungkap Percakapan Pilot di Cockpit
Next article11 Rumah Ditimpa Pohon Tumbang