Kepala UTD PMI Kota Padang Apresiasi Penyintas dari PT Semen Padang

31
Penyintas Covid-19 Fhajri Anandya mendonorkan plasmanya, usai launching program Donor Plasma BUMN Untuk Indonesia di kantor UTD PMI Kota Padang, Senin (8/2/2021).

Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Padang dr Widyarman mengapresiasi karyawan PT Semen Padang yang telah ikut mendonorkan plasma konvalesen.

’’Saat ini, PMI Kota Padang baru menerima sekitar 20 orang pendonor plasma dari penyintas Covid-19. Dua di antaranya, berasal dari karyawan PT Semen Padang,’’ ungkap dr Widyarman, usai launching program Plasma BUMN Untuk Indonesia, Senin (8/2/2021).

Ia mengatakan bahwa orang yang pernah terpapar Corona (penyintas Covid-19), sangat diharapkan untuk dapat mendonorkan plasma, karena 90 persen dapat menyembuhkan pasien Covid-19.

Melalui program Plasma BUMN Untuk Indonesia, Widyarman berharap agar para penyintas, khususnya di lingkungan BUMN yang ada di Sumbar, dengan sukarela dapat mendonorkan plasmanya ke PMI Kota Padang.

‘’Di Sumbar hanya PMI Kota Padang yang memiliki peralatan donor plasma. Kami berharap dengan adanya program Plasma BUMN Untuk Indonesia ini, lebih banyak lagi penyintas Covid-19 yang berasal dari perusahaan BUMN dapat mendonorkan plasmanya ke PMI Kota Padang,” ujar dr Widyarman.

Direktur Utama PT Semen Padang, Yosviandri mengatakan, donor plasma konvalesen dari penyintas Covid-19  PT Semen Padang ini, merupakan dukungan perusahaan terhadap program pemerintah. Wabah Covid-19 harus terus dilawan, termasuk dengan cara berpartisipasi dalam program Plasma BUMN Untuk Indonesia yang baru saja di-launching,” kata Yosviandri.

Baca Juga:  Sekuriti Semen Padang Serahkan Zakat Fitrah di Sikayan Bansek

Seperti diketahui, proses donor plasma konvalesen dengan metode apheresis digelar serentak di 34 Unit Transfusi Darah (UTD) PMI se-Indonesia. Launching program ini disaksikan secara daring oleh Menteri BUMN Erick Thohir, dan Ketua Umum PMI Jusuf Kalla melalui aplikasi zoom dari Kantor Pusat Pertamina, Jakarta Pusat.

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla dalam tayangan daring melalui aplikasi zoom menyampaikan bahwa di Indonesia, ada sekitar 200 lebih UTD. Dari jumlah tersebut, sebanyak 34 UTD di Indonesia mempunyai kemampuan untuk menerima donor plasma.

‘’Donor plasma ini sumbangan amal yang luar biasa. Donor plasma ini ada dua tujuan. Pertama, dapat menurunkan jumlah korban terpapar Covid-19. Kedua, dapat menurunkan orang yang tertular Covid-19,” katanya. (*)

Previous articleKaryawan Semen Padang Sumbangkan Plasma Konvalesen
Next articleASN, TNI/Polri, Karyawan Dilarang Liburan Saat Imlek