Program Pencegahan Penanggulangan Covid-19 dan HIV/AIDS di PT Semen Padang

19

PT Semen Padang mengalokasikan anggaran untuk program P2-HIV AIDS dan AIDS di tempat kerja. Anggaran ini digunakan untuk kegiatan penyuluhan, pelatihan dan diskusi tentang HIV dan AIDS.

“Jumlah karyawan yang pernah diberi penyuluhan, mengikuti diskusi, pelatihan tentang HIV dan AIDS di tempat kerja dalam 1 tahun terakhir sebanyak 821 orang,” ujar Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang, Nur Anita Rahmawati, Jumat (24/6/2022).

Terkait penghargaan program P2-HIV dan AIDS di tempat kerja yang diraih PT Semen Padang, Nur Anita menjelaskan pihaknya telah memenuhi seluruh indikator dan kriteria penilaian yang ditetapkan Kemnaker RI.

Indikator dan kriteria penilaian itu antara lain, memiliki dokumen tertulis kebijakan Program P2-HIV dan AIDS di Tempat Kerja.

Kemudian, mensosialisasikan isi kebijakan program P2-HIV dan AIDS di Tempat Kerja kepada seluruh karyawan, melakukan program pendidikan dan pelatihan, melakukan upaya untuk menghindari sikap dan tindakan stigma dan diskriminasi. Juga memiliki program dukungan dan perawatan (support and care) untuk karyawan dengan HIV dan AIDS.

Baca Juga:  Karyawan PT Semen Padang Ungkap Manfaat dan Pengalaman Pertama Donor Darah

“Perusahaan juga melakukan evaluasi secara regular terhadap efektifitas pelaksanaan program melalui kuesioner terhadap karyawan/pekerja di perusahaan. Perusahaan juga memiliki prosedur K3 khusus dalam pencegahan penularan HIV di tempat kerja,” bebernya.

PT Semen Padang juga memiliki kebijakan program P2 Covid-19 di tempat kerja dengan rutin melakukan sosialisasi kebijakan, melaksanakan program, membuat perencanaan keberlangsungan usaha.

Kemudian, juga melakukan gerakan pekerja sehat, tidak memperlakukan kasus Covid-19 sebagai stigma dan tidak melakukan diskriminasi, melakukan sosial dialog dengan partisipasi aktif melakukan penyusunan kebijakan dan mengomunikasikan kebijakan P2 Covid-19.

Selain itu, juga melakukan penilaian risiko Covid-19, memiliki struktur organisasi dan tim P2 Covid-19, mengalokasikan dana khusus dalam pelaksanaan program, melakukan pencatatan dan pelaporan. “PT Semen Padang juga membuat penilaian dan evaluasi serta melakukan pengabdian masyarakat,” katanya.(*)