Semen Padang Lahirkan 522 Inovator

27
Dirut PT Semen Padang Yosviandri (kiri) dalam acara penganugerahan SPIE tahun 2019-2020 yang digelar secara virtual, Rabu (24/2). (IST)

Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia, dan dunia pada umumnya, ternyata tidak menyurutkan langkah para inovator di PT Semen Padang untuk terus berkarya. Buktinya, pada ajang Semen Padang Improvement Event (SPIE) tahun 2019-2020 yang diselenggarakan di masa pandemi, sebanyak 522 inovator di lingkungan PT Semen Padang menelurkan karya-karya terbaiknya.

Dirut PT Semen Padang Yosviandri, mengapresiasi semua inovator PT Semen Padang yang ikut bersaing pada ajang SPIE. Apalagi pada ajang SPIE kali ini, jumlah pesertanya terbanyak dibandingkang SPIE tahun-tahun sebelumnya.

“Ajang SPIE tahun ini merupakan suatu pencapaian yang luar biasa. 522 orang atau 44 persen insan PT Semen Padang, menjadi inovator pada ajang SPIE tahun ini,” kata Yosviandri saat Penganugerahan SPIE tahun 2019-2020 digelar secara virtual, Rabu (24/2).

Inovator PT Semen Padang, lanjutnya, sudah sering mendapatkan penghargaan internasional terkait inovasi. Ada penghargaan platinum, gold dan lain sebagainya. Tentunya, semua penghargan itu berawal dari ajang SPIE.


Untuk itu, Yosviandri menilai bahwa ajang SPIE merupakan ajang berkualitas dunia. Sebab, kualitas inovasi dari ajang SPIE, diikutkan untuk ajang inovasi tingkat internasional. “Ke depan, saya juga berharap kepada dewan juri untuk terus meng-upgrade kualitas penilaian, karena teman-teman yang unggul pada ajang SPIE akan dikirim ke ajang internasional,” harap Yosviandri.

Yosviandri juga mengucapkan selamat kepada pemenang SPIE tahun 2019-2020. Ia berharap, para pemenang tidak cepat puas, karena inovasi tiada henti. Sehingga, inovasi yang dilahirkannya berdampak baik terhadap kemajuan PT Semen Padang ke depan.

“Pertahankan semangat inovasi. Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah bekerja keras, termasuk dewan juri yang juga bekerja keras dalam memilih inovasi terbaik,” ucapnya.

Sedangkan Senior Total Productive Maintenance Officer (TPM) PT Semen Padang, Zulkarnaen, didampingi Kepala Unit Humas & Kesekretariatan Nur Anita Rahmawati menjelaskan, ajang SPIE merupakan agenda tahunan PT Semen Padang.

Pada ajang kali ini, imbuhnya, sebanyak enam kategori diperlombakan. Yakni kategori proyek kendali mutu, gugus kendali mutu, sistem saran, breaktrough, 5P office pabrik, 5P office non pabrik, dan kategori 5P Small Group Activity (SGA).

Untuk juara I katogori proyek kendali mutu, diraih tim Sending dengan judul “Menghilangkan Frekuensi Fault Sending Sampler Indarung 5 dengan Cara Membuat Sistem Kontrol Inovasi Sendiri dalam Waktu 5 Bulan”. Analisa benefit dari inovasi yang dibuat oleh tim Sending dari Departemen Pemeliharaan itu, mencapai lebih dari Rp 5,8 miliar.

Kemudian juara II, diraih tim Smart Office yang juga berasal dari Departemen Pemeliharaan dengan judul “Peningkatan Efisiensi Energi Listrik Sebesar 52% dengan Smart Office di Kantor Inspeksi Pemeliharaan sebagai Pilot Project untuk Perkantoran di PT Semen Padang”. Analisa benefit dari tim Smart Office Rp 11,4 juta.

Baca Juga:  Semen Padang Gelar Program Vaksinasi Dosis 2 untuk Gelombang II

Selanjutnya untuk juara III, diraih tim Transformer dari Departemen Tambang dan Pengelolaan Bahan Baku, dengan judul “Pemasangan Fan pada Trafo Daya 30mva, 150/6,3kv (1,2, Dan 3) Gardu Induk PT. Semen Padang untuk Menghilangkan Kebocoran Trafo”.

Analisa benefit yang diraih tim ini, lebih dari Rp 18,6 miliar. Untuk kategori gugus kendali mutu, juara I diraih tim Robinhood dari Departemen Produksi Terak. “Tim ini menjadi satu-satunya tim yang meraih predikat platinum ajang SPIE tahun 2019-2020. Sedangkan tim lainnya, meraih predikat Gold,” kata Zulkarnaen.

Kemudian juara II, lanjutnya, diraih tim Store1908 dari Depaertemen Tambang dan Pengelolaan Bahan Baku. Untuk juara III, diraih tim Bigbag dari Departemen Produksi Semen.

Selanjutnya kategori sistem saran, juara I disabet oleh tim Sigi dari Departemen Tambang dan Pengelolaan Bahan Baku dengan judul “Mempercepat Pencarian Dokumen Peralatan dengan Membuat Aplikasi System Informasi Peralatan yang Berbasis Webbase dan QR-Code di Gardu Induk PT. Semen Padang dari 30 Menit Menjadi Kurang dari 1 Menit”.

Kemudian juara II, diraih tim AIR COMP dari Departemen Pemeliharaan. “Untuk juara III, diraih Super Rotary Team dari Departemen Pemeliharaan dengan judul Mengurangi Stop Mill Akibat Coating pada Rotary Air Sluice 6R1J04 Rawmill Indarung VI,” bebernya.

Sementara itu, lanjutnya, untuk kategori breaktrought, tim Optimus Prime keluar sebagai juara 1. Kemudian juara II, diraih tim Master Team dari Departemen Rendal produksi. “Sedangkan juara III, diraih tim SP Moon PSC Monitoring App (Web Based Application) dari Departemen Rendal Produksi,” katanya.

”Secara keseluruhan, untuk kategori proyek kendali mutu, gugus kendali mutu, sistem saran, dan breaktrough, analisa benefit dari inovasi yang diperlombakan pada ajang SPIE 2019-2020 ini, jumlahnya mencapai lebih dari Rp 46,1 miliar,” ujar Zulkarnaen.

Untuk kategori 5P Office Pabrik, juara I diraih Kantor PM FM 6 dari Unit Pemeliharaan Mesin 2, juara II Kantor PLI FM 23 dari Unit Pemeliharaan Listrik dan Instrumen 1, dan juara III Kantor Coal Mixing dari Unit Perencanaan dan Evaluasi Produksi.

Kemudian, kategori 5P Office non Pabrik, juara I diraih oleh Kantor USM dari Unit Sistem Manajemen, juara II Kantor Arsip dari Unit Sistem Manajemen, dan juara III diraih oleh Kantor Sarana Umum dari Unit Sarana Umum.

“Kemudian untuk kategori 5P SGA, juara I diraih oleh SGA IV (Substation FM 6) dari gugus Cement Mill 56, juara II SGA Water Plant dari gugus WHRPG & Utilitas, dan juara III diraih Dust Transport Kiln Feed & Kiln VI dari Guggus Kiln & Coal Mill 56,” pungkas Zulkarnaen. (err)