Pasien Positif Korona di Sumbar Bertambah jadi 11 Orang, ODP 1.782

Jumlah pasien positif berdasarkan data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Selasa (31/3). (grafis: ist)

Jumlah pasien positif virus korona (Covid-19) terus bertambah di Sumbar. Dua kasus baru positif Covid-19 terkonfirmasi pada Selasa (31/3). Sehingga jumlah pasien positif Covid-19 meningkat menjadi 11 kasus.

Sedangkan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 1.782 orang. Sementara jumlah PDP 51 orang dengan rincian 15 orang masih dirawat dan 36 orang sudah sembuh dan pulang.

Kepala Biro Humas Setprov Sumbar, Jasman Rizal mengatakan, dua kasus baru positif Covid-19 itu diperoleh berdasarkan hasil pemeriksaan Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Unand, Selasa pagi.

“Dua pasien baru tersebut, satunya merupakan warga Kota Padang dan satu lagi Pariaman. Keduanya perempuan. Dengan adanya dua kasus itu, maka sekarang jumlah pasien positif Covid-19 di Sumbar menjadi 11 orang,” jelasnya.

Jasman menambahkan, pasien positif dari Pariaman yang berusia 18 tahun itu sebelumnya berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) di RSUD Pariaman. Selama dirawat, pasien kondisinya membaik, kemudian diizinkan pulang dengan tetap diawasi petugas RSUD Pariaman.

“Setelah itu, hasil pemeriksaan pasien tersebut keluar hari ini (31/3) dan dinyatakan positif. Lalu yang bersangkutan disuruh isolasi mandiri dan diawasi ketat tim medis,” jelasnya.

Untuk pasien positif asal Kota Padang yang berusia 50 tahun, kata Jasman, sebelumnya tidak dalam status PDP. Namun, secara sadar pasien memeriksakan dirinya ke rumah sakit (RS) karena baru pulang dari Jakarta yang merupakan salah satu daerah terjangkit.

Hingga saat ini, menurut Jasman, pasien yang dinyatakan positif 11 orang dengan rincian 6 orang dirawat di RSUP M. Djamil Padang dan RS Ahmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi.

“Kemudian 4 orang lagi isolasi mandiri dan setiap hari dipantau oleh tim kesehatan. Satu lagi meninggal dunia,” tukasnya.

Sementara berdasarkan data Pelaku Perjalanan Daerah Terjangkit (PPT) atau orang dalam notifikasi di seluruh Kabupaten dan Kota di Sumbar tercatat sebanyak 30.482 orang.

“Orang dalam notifikasi adalah orang yang masuk ke Sumbar dari daerah terjangkit atau ditemukan kasus positif virus Covid-19 di sana,” jelas Jasman.(adk)