Wagub: Cegah Gelombang Baru Covid-19

53

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar mendistribusikan10.000 masker dan 150 baju asmat dan beberapa alat perlindungan diri (APD) lainnya, di Jorong Gantiang Nagari Sijunjung, Kabupaten Sijunjung, Senin (31/8). Pendistribusian tersebut bagian dari tugas BPBD Sumbar selaku Koordinator Logistik dalam Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar.

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit didampingi Kalaksa BPBD Sumbar, Erman Rahman mengatakan, pemerintah daerah diminta menyiapkan sistem kesehatan untuk menekan munculnya gelombang baru penyebaran Covid-19. “Sebelum hal itu terjadi kita harus antisipasi dini. Untuk itu pemprov menyiapkan semaksimal mungkin sistem kesehatan dan yang terpenting mendorong kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan,” tutur Nasrul Abit.

Sesuai instruksi pemerintah, bahwa aktivitas seluruh masyarakat kembali berjalan seperti sedia kala. Begitu juga di ruang-ruang publik di tengah kondisi pandemi Covid-19. Untuk itu perlu disosialisasikan penerapan protokol kesehatan dengan tatanan hidup baru agar semua berjalan dengan aman. Kondisi ini didorong oleh kebutuhan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan ekonominya.

Katanya, kedisiplinan protokol kesehatan adalah kunci memutus pandemi Covid-19. Ia mengimbau agar semua pihak bisa bekerja sama saling bahu-membahu membasmi wabah tersebut. “Jangan sepelekan. Karena virus korona bisa kita cegah dengan menerapkan protokol kesehatan, menggunakan masker saat beraktivitas di luar, sering mencuci tangan, hindari keramaian, dan menjaga jarak,” ucap Nasrul Abit.

Kepala Pelaksanan BPBD Sumbar Erman Rahman mengatakan, penyerahan APD tersebut merupakan salah satu program kerja Pemprov Sumbar dalam berkontribusi membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Sebelumnya kami telah menyerahkan bantuan ke berbagai daerah di Sumbar. Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dan  petugas medis dalam melaksanakan tugas penanganan Covid-19,” ungkap Erman Rahman. Barang APD ini akan dibawa ke kantor BPBD untuk didistribusikan kembali ke setiap fasilitas kesehatan yang membutuhkan.(wni)