Siagakan RS Darurat Berkapasitas 1.000 Tempat Tidur di Batam

Presiden Jokowi meninjau kamar rumah sakit (RS) darurat penanganan Covid-19 di Pulau Galang, Kota Batam, Rabu (1/4). (Foto: BPMI)

Pemerintah menyiapkan rumah sakit (RS) darurat penanganan Covid-19 di Pulau Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Fasilitas tersebut merupakan tindaklanjut instruksi Presiden Joko Widodo awal Maret lalu kepada jajaran terkait.

Ini rumah sakit darurat penanganan pasien terpapar virus korona (Covid-19) yang kedua disiapkan pemerintah, setelah sebelumnya mengoperasikan RS serupa di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

“Sejak awal saya sampaikan, ini dibangun memang untuk menyiapkan itu. Kita harapkan enggak dipakai. Nanti kalau sudah semuanya selesai baru ini akan kita alihkan pada penggunaan yang lain. Rencananya memang untuk rumah sakit penyakit-penyakit menular dan riset,” ujarnya usai meninjau RS darurat itu di Batam, Rabu (1/4).

Presiden menargetkan RS Darurat di Pulau Galang sudah beroperasi paling lambat pada Senin (6/4) mendatang. “Ini maksimal (hari) Senin sudah bisa dioperasikan,” tukasnya.

Untuk diketahui, RS yang direncanakan memiliki daya tampung 1.000 tempat tidur tersebut memiliki tiga zonasi.

Zona A merupakan fasilitas penunjang bagi para dokter dan paramedis yang menangani pasien Covid-19. Sementara Zona B bagi fasilitas medis dan tempat isolasi serta observasi pasien yang dirawat.

Selain itu, pemerintah menyiapkan Zona C yang saat ini difungsikan sebagai area cadangan untuk pengembangan fasilitas-fasilitas lainnya di area rumah sakit yang sekaligus dijadikan pusat riset tersebut.

Setelah peninjauan tersebut, Jokowi menuju Pelabuhan Batam Centre, salah satu akses penyeberangan internasional, di pantai utara Pulau Batam.(esg)