Laboratorium FK-Unand Telah Periksa 280 Sampel Pasien

Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK-Unand). (foto: ist)

Sejak mendapatkan izin dari Kemenkes untuk pemeriksaan swab tenggorokan dan hidung (spesimen) pasien yang diduga Covid-19, Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK-Unand) telah memeriksa 280 sampel.

Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi FK-Unand, dr. Andani Eka Putra mengatakan, 280 spesimen itu merupakamn swab pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat pada sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di Sumbar.

“Sejauh ini kita telah berhasil memeriksa 280 sampel yang dikirim dari RS rujukan di Sumbar,” jelas Andani kepada awak media melalui telekonferensi video, Kamis (2/4).

Pada awal-awal mulai pemeriksaan, kata dia, Laboratorium Biomedik FK-Unand baru bisa memeriksa maksimal 25 sampel per hari. Namun sekarang, pihaknya bisa memeriksa 100 sampel per hari.

“Seiring berjalannya waktu, kami juga turut mengajar beberapa staf untuk bisa langsung melakukan pemeriksaan sehingga prosesnya bisa lebih cepat,” imbuhnya.

Lebih lanjut disampaikannya, waktu yang dibutuhkan untuk memeriksa 25 sampel sekitar 4 sampai 5 jam hingga hasilnya bisa diserahkan kepada Pemprov Sumbar.

Sementara itu, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemprov Sumbar hingga Kamis (2/4) malam mencatat sebanyak 2.937 orang dalam pemantauan (ODP), 61 pasien dalam pengawasan (PDP) dan 13 pasien terkonfirmasi positif Covid-19, dan satu pasien meninggal dunia.(adk)