Stok Vaksin Tersisa 5.000 Dosis

32
Kepala Dinkes Padang, Ferimulyani. (IST)

Hingga saat ini, Kota Padang masih memiliki stok vaksin sebanyak 5.000 dosis. Namun, dengan stok vaksin sebanyak itu hanya cukup untuk vaksinasi lansia. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Ferimulyani, kemarin. Dikatakan, sebenarnya banyak petugas publik yang meminta vaksinasi, namun terpaksa ditunda dulu karena keterbatasan vaksin.
“Ya, saat ini kita memang memprioritaskan vaksinasi untuk lansia,” kata Ferimulyani.

Ia berharap, dalam minggu ini akan datang tambahan vaksin dari pusat agar Kota Padang tidak kekurangan vaksin nantinya. Menurutnya, jenis vaksin yang akan dipakai untuk vaksinasi nantinya masih menggunakan vaksin Sinovac.

Ia menjelaskan, program vaksinasi Covid-19 tetap berlangsung selama bulan puasa Ramadhan. Saat ini sudah lebih 95 ribuan warga Kota Padang yang telah menjalani vaksinasi Covid-19.

Berdasarkan data di KPC PEN untuk tahap I vaksinasi SDM kesehatan sudah mencapai 99,09 persen. “Tetapi dari data yang kita catat secara manual vaksinasi SDM Kesehatan sudah 116 persen,” tuturnya.

Sedangkan untuk vaksinasi tahap II-nya sudah mencapai 87,26 persen dan menurut catatan secara manual sudah 112 persen. Sementara untuk lansia sudah 6,9 persen dan petugas publik sudah 40,94 persen untuk vaksinasi I.

Kemudian vaksinasi II untuk lansia sudah 4,8 persen dan petugas publik 23,67 persen. Secara keseluruhan vaksinasi I sudah dilakukan 30,52 persen dan vaksinasi II 19,37 persen.

“Kalau kita lihat jumlah orang yang sudah divaksin I sebanyak 59.323 orang dan vaksinasi II sebanyak 37.655 orang. Artinya sudah lebih 95 ribu orang yang kita vaksin,” jelasnya.
Menurutnya, pencapaian vaksinasi di Kota Padang jauh lebih tinggi dibandingkan dari daerah lainnya di Sumatera Barat.

“Ya, Kota Padang sudah memberikan vaksinasi yang cukup tinggi dibandingkan daerah lainnya di Sumbar,” ucapnya. Ia juga mengungkapkan animo masyarakat untuk mengikuti vaksinasi berkurang dibandingkan hari biasa.

Baca Juga:  Positif Covid-19 bakal Melonjak usai Lebaran, Tempat Isolasi Dibuka

“Ya, di bulan Ramadhan ini terjadi penurunan jumlah orang yang divaksin,” sebutnya.
Ia menjelaskan, untuk guru hampir semuanya sudah selesai divaksin, bahkan dosen sudah divaksinasi massal.

Saat ini, dari target 74 ribu lansia yang akan divaksin, baru sekitar 5.500-an lansia yang tervaksin. “Masih banyak PR kita untuk mengajak lansia ini untuk menjalani vaksinasi,” tuturnya.

Untuk itu, pihaknya terus melakukan berbagai upaya agar bagaimana bisa mencapai target vaksinasi itu. Salah satunya mengajak masyarakat yang tergabung dalam paguyuban, majelis taklim, kelompok-kelompok pensiunan dan lainnya. Dengan upaya-upaya tersebut, diharapkan bisa menjangkau lebih banyak lagi lansia-lansia di Kota Padang agar mau mengikuti vaksinasi ini.

Jangan Lengah Prokes
Sementara itu, Ferimulyani juga tak bosan-bosannya engingatkan masyarakat agar tidak lengah menjalankan protokol kesehatan. Sebab, mereka yang terserang Covid-19 disebabkan karena lengah dalam menjalankan protokol kesehatan.

“Kita sering lengah menjalankan prokes sehingga mudah tertular Covid-19,” tuturnya.
Ia mencontohkan, ketika saat pulang kerja karena merasa tidak menunjukan gejala apa-apa, lalu tidak mandi, cuci tangan dan ganti baju. “Disinilah yang menjadi titik lemah sehingga bisa membuat kita tertular Covid-19,” sebutnya.

Begitu juga saat berkumpul. “Biasanya kita merasa tidak nyaman memakai masker, lalu melepaskannya,” jelasnya. Begitu juga saat berbicara, sering kerap menurunkan maskernya. Dan ketika mau foto bersama, banyak yang menurunkan maskernya. “Kemudian pada saat makan bareng, kita lepas masker, berbicara satu dengan yang lain. Ini juga bisa berisiko tertular Covid-19,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Ferimulyani berharap masyarakat Kota Padang bisa mengantisipasi titik lemah ini. Karena virus ini bisa menyerang siapa saja. Bahkan orang yang telah divaksin pun bisa terserang lagi. “Mari kita waspadai titik lemah ini supaya kita bisa terhindar dari penularan Covid-19,” harapnya. (eri)

Previous articleInnova Dihantam KA, 3 Orang Luka-luka
Next articleLagi, Narapidana Kabur dari Rutan