dr Widya: Inilah yang Dilakukan Jika Hasil Swab Terkonfirmasi Positif

34

Kepala Bagian Pelayanan Medis Semen Padang Hospital, dr. Widya Pratiwi Radam mengungkapkan, ada beberapa prosedur yang perlu diketahui setelah swab, dan apa yang harus dilakukan jika hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19.

Di SPH, pemeriksaan tes swab dapat dilakukan pada Senin-Sabtu dari pukul 8 pagi hingga 11 malam. Namun jika rasanya terlalu jauh, masyarakat juga dapat melakukannya di puskesmas yang ada di sekitar rumahnya.

Sementara itu, bagaimana jika hasil swab dari tes positif? Dokter Widya Pratiwi menjawab, jika hasil tesnya positif, maka Laboratorium Unand akan meneruskan info itu ke dinas kesehatan kota/kabupaten setempat.

Kemudian info tersebut juga disampaikan ke puskesmas masing-masing. Jadi ketika mendaftar untuk tes, saat mendaftar mereka akan menggunakan alamat sesuai yang tertera pada KTP.

“Di SPH pun jika ada hasilnya yang positif, maka akan ada tim yang akan menginfokan kepada yang bersangkutan guna memberikan arahan selanjutnya,” jelasnya.

Dalam penanganan terkait hasil yang positif, ada tindakan yang berbeda jika pasien tersebut memiliki gejala ringan, sedang atau berat.

Baca Juga:  XL Axiata Terus Vaksinasi Karyawan dan Keluarganya, Realisasi 75%

Tiwi menjelaskan, untuk gejala ringan atau tanpa gejala, pasien akan diarahkan untuk melakukan isolasi mandiri di tempat yang telah disediakan pemerintah.

Namun jika gejalanya sedang atau berat, maka pasien akan mendapat perawatan di rumah sakit untuk menghindari terjadinya kasus kematian akibat COVID-19.

“Saya mengimbau untuk masyarakat sekitar, jangan takut memeriksakan diri jika ada keluhan dan rasa tidak nyaman di tubuh, Silahkan ke SPH. Dokter akan siap menangani, jika perlu swab, maka bisa dilakukan. Ayo saling melindungi agar terhindar dari COVID-19,” katanya.

Di sisi lain, ia juga mengungkapkan, untuk dilakukannya tes swab, masyarakat yang merasa tertular bisa melakukannya di puskesmas atau rumah sakit tanpa dipungut biaya. Hal ini karena untuk pemeriksaan dengan kondisi tersebut biayanya ditanggung oleh Pemerintah Kota Padang.

Sementara untuk urusan kepentingan pribadi seperti administrasi perusahaan, maka ada biaya tersendiri yang harus dibayar oleh mereka yang melakukan swab. (*)

Previous articleNakes SPH Ungkap Bagaimana Prosedur Swab
Next articleAndre Rosiade Dorong Percepatan Swasembada Garam