Gencarkan Sosialisasi Protokol Covid-19

18
Petugas Satpol PP Padang memberikan sosialisasi kepada para pedagang terkait penerapan masa transisi new normal, kemarin. (Foto: IST)

Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang diterjunkan untuk melakukan sosialisasi tentang penerapan masa transisi yang diputuskan Pemko Padang setelah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid III.

Pemko Padang memilih masa transisi dari 8 hingga 12 Juni mendatang untuk melakukan sosialisasi guna mengajak masyarakat agar menerapkan pola hidup baru sesuai protokol kesehatan pencegahan di tengah wabah Covid-19.

“Personel Satpol PP harus lebih disiplin karena tugas mereka ke depan lebih berat karena akan mendisiplinkan masyarakat agar benar-benar menerapkan tatanan kehidupan baru dalam pencegahan penularan Covid-19,” kata Wawako Hendri Septa saat apel gelar pasukan Satpol PP Padang di Mako Satpol PP, Senin (8/6).

Hendri mengatakan, Satpol PP ke depannya harus lebih meningkatkan intensitas kerjanya dalam mengawasi kegiatan berkumpul serta menegur setiap orang yang tidak memakai masker serta kegiatan yang melanggar protap-protap pencegahan.

Dengan diberlakukannya Perwako No. 49 Tahun 2020 tentang Penerapan Masa Transisi, diharapkan masyarakat lebih siap untuk mencegah dan memutus rantai penularan virus korona secara khusus Kota Padang.

Lebih lanjut dikatakan, personel Satpol PP Padang akan mensosialisasikan apa yang harus dilakukan masyarakat sesuai dengan protap-protap pencegahan. Seperti selalu memakai masker, jaga jarak, menghindari berkerumun, dan menjaga kebersihan dengan sering cuci tangan.

Terpisah, Kasatpol PP Padang, Alfiadi mengatakan, pihaknya langsung menurunkan sejumlah personel untuk melakukan pengawasan dan sosialisasi masa transisi ke sejumlah titik di Kota Padang.

“Kami mendatangi tempat-tempat usaha sembari memberikan sosialisasi kepada pemilik. Lalu, kami juga langsung memberikan surat perjanjian secara tertulis kepada mereka,” jelasnya.

Surat perjanjian tersebut berbunyi, bahwa pemilik usaha berjanji akan melaksanakan ketentuan yang tertuang dalam Perwako Padang Nomor 49 Tahun 2020 tentang pola hidup baru selama pandemi Covid-19.

“Diharapkan tempat usaha dan masyarakat tetap memakai masker, jaga jarak, serta selalu menjaga kebersihan dan membatasi jumlah orang di tempatnya. Dalam surat tersebut mereka berjanji dan bersedia diberi sanksi jika tidak menerapkan apa yang telah diatur dalam Perwako,” tukasnya.

Ia berharap agar masyarakat patuh dan menaati aturan dalam Perwako tersebut. Ini dilakukan agar Covid-19 segera hilang di Kota Padang. “Untuk itu kita berharap kerja sama masyarakat dalam memutus mata rantai penularan Covid-19,” ujarnya. (a)