Lawan Covid-19, Polda Sumbar Latih Personel Menjahit Masker di BLK Padang

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Toni Harmanto, memantau langsung personelnya saat pelatihan membuat masker di BLK Padang. (IST)

Balai Latihan Kerja (BLK) Padang menyediakan tempat pelatihan menjahit masker untuk 18 personel Polwan dari Polda Sumbar. Kegiatan ini dilakukan guna menciptakan personel yang siap dalam kondisi bencana, termasuk pandemi Covid-19 saat ini. Para personel yang terdiri dari bintara dan perwira tersebut belajar membuat masker non medis untuk penanggulangan wabah Covid-19.

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Toni Harmanto, saat kunjungan ke workshop menjahit BLK Padang mengatakan, hal ini sangat membantu ketika pandemi Covid-19 yang tengah berlangsung. Adanya kemampuan dari personel kepolisian, terutama dalam hal menjahit masker.

Disebut Kapolda, ketika personel polisi bisa membuat masker, setidaknya kekurangan masker untuk petugas dan masyarakat bisa teratasi.

“Saya sengaja datang ke sini untuk melihat perkembangan dari personel kita yang belajar menjahit, terutama membuat masker untuk antisipasi korona ini. Semoga ilmu yang mereka dapatkan nanti bisa diterapkan di kesatuan,” jelas Kapolda didampingi Irwasda Kombes Pol K. Rahmadi, Karo SDM Kombes Pol Hendra Wirawan dan Kabid Humas Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Septianto.

Kapolda menjelaskan, keterampilan yang didapatkan oleh para personel ini nantinya akan sangat berguna ketika ada bencana terjadi. Tidak hanya ketika korona, peristiwa kabut asap, gunung merapi dan sebagainya juga membutuhkan masker sebagai pelindung diri.

“Kita berharap ilmu yang mereka dapat bisa dibagi juga dengan personel lain dan berguna bagi masyarakat,” tuturnya.

Kepala BLK Padang, Syamsi Hari menyebut, pihaknya saat mengapresiasi Kapolda Sumbar karena cepat tanggap terhadap kondisi darurat saat ini. Salah satunya, menugaskan personelnya untuk pelatihan menjahit masker non medis sebagai APD yang sangat dibutuhkan saat ini selama pandemi Covid-19 .

“Kita sangat welcome dengan kegiatan ini. Semoga ilmu yang didapat di BLK bisa diaplikasikan untuk masyarakat,” pungkasnya. (*)