Hari Ini Vaksinasi Covid-19 Dimulai

Ilustrasi Vaksin Covid-19 (shutterstock)

Vaksinasi Covid-19 di Kota Padang akan mulai dilakukan hari ini (15/1) di Puskesmas Padangpasir. Rencananya, orang pertama yang akan divaksin adalah Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah.

“Penyuntikan pertama vaksin Covid-19 Sinovac akan dilakukan besok (hari ini, red). Kita besok baru launching,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Padang Ferimulyani Hamid kepada Padang Ekspres, kemarin (14/2).

Dia menambahkan, vaksinasi Covid-19 pertama di Kota Padang tersebut bakal dilakukan di Puskesmas Padangpasir, Kecamatan Padang Barat. “Orang pertama yang akan divaksin Pak Wali Kota. Selain itu, ada unsur Forkompinda seperti Polresta Padang, Kodim 0312 Padang, MUI Padang, Lantamal II Padang, dan unsur Forkompinda lainnya,” imbuhnya.

Setelah itu, akan dilakukan secara bertahap kepada tenaga kesehatan (nakes) di semua puskesmas dan rumah sakit di Kota Padang. “Total jumlah yang akan divaksin pada tahap pertama ini sekitar 9.128 orang. Akan dilakukan 2 kali vaksinasi karena jatah kita 18.000-an vaksin. Prioritas kita nakes. Untuk masyarakat nanti, tahap selanjutnya,” ujar Ferimulyani.

Sebelumnya, Dinkes Sumbar mendistribusikan 18.680 dosis vaksin Covid-19 Sinovac ke-Kota Padang, Rabu (13/1). Vaksin tersebut disimpan di gudang Instalasi Farmasi Dinkes Kota Padang.

Terpisah, Kepala Puskesmas Padangpasir dr Winanda mengatakan bahwa semua persiapan vaksinasi yang akan dilakukan hari ini (15/1) telah dipersiapkan, sesuai dengan petunjuk teknis dari Kemenkes RI.

Baca Juga:  Cuti Bersama 2021 hanya Dua Hari, Berikut Penjelasan Menko PMK...

“Ada empat meja besok yang harus dilalui oleh orang yang akan divaksin. Meja pertama registrasi, meja kedua screening, meja ketiga penyuntikan dan meja keempat observasi,” katanya kepada Padang Ekspres tadi malam (14/1).

Nantinya pihak yang akan menyuntikkan vaksin kepada Wali Kota Padang nantinya adalah Direktur RST Dr Reksodiwiryo Letkol Ckm dr Syahrial, Sp.B. Sementara itu, salah seorang warga, Lina, 35 mengaku siap untuk divaksin. “Ini demi kebaikan kita bersama. Dan saya siap divaksin kapan saja,” ujarnya.

Oleh karena itu, dia berharap tindakan serupa juga dilakukan oleh masyarakat lainnya untuk bersama-sama menyukseskan program vaksinasi ini. “MUI sudah menyatakan vaksin ini halal. BPOM juga sudah menyetujui. Ini adalah bagian dari ikhtiar kita dalam melawan pandemi Covid-19,” tuturnya.

Nono, 39, warga lainnya mengatakan belum siap untuk divaksin. Menurutnya, vaksin Sinovac memiliki tingkat efikasi di bawah vaksin lainnya seperti Pfizer dan lainnya. “Ya, saya masih pikir-pikir dulu kalau untuk divaksin nantinya,” tuturnya. (i)

Previous articleSertifikat Ekspor Pertanian Meningkat 77%
Next articleDibangun Pasar Lubukbuaya Arah Selatan