Orangtua Diingatkan Soal PHBS dan Ancaman Penyakit Baru Pascapandemi

15
Pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Ketua IDAI Sumbar Dr dr Finny Fitry Yani mengingatkan orangtua untuk waspada terhadap ancaman penyakit pascapandemi Covid-19. Baik penyakit baru (hepatitis akut) yang sekarang ini sudah menjadi KLB, maupun penyakit lama yang disebut dengan PD3I atau Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi.

Hal itu disampaikan dokter Finny saat webinar Hepatitis Akut yang digelar PT Semen Padang akhir pekan lalu. Kata dia, efek pandemi Covid-19 pada kesehatan anak perlu diwaspadai orangtua. Karena efek pandemi dapat meningkatkan angka stunting yang disebabkan status ekonomi keluarga menurun. Karena, dampak dari menurunnya ekonomi keluarga saat pandemi juga berdampak kepada asupan makanan untuk anak berkurang.

Kemudian efek lainnya, juga membuat imunisasi anak terlalaikan. Bahkan di Sumatera Barat, 157 ribu anak sekarang tidak diimuniasi. “Efek pandemi juga membuat kognitif anak terganggu karena mereka belajar sekolah online, dan tidak bertemu banyak orang sehingga juga menyebabkan kemampuan sosialisasi anak berkurang,” katanya.

Untuk itu, ia pun mengajak orangtua untuk mengadopsi dan membiasakan kembali cara prilaku/pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Ada 10 indikator PHBS yaitu:

  1. Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan
  2. Memberi bayi ASI
  3. Menimbang bayi dan anak sampai usia 6 tahun secara rutin setiap bulan
  4. Menggunakan air bersih
  5. Cuci tangan pakai sabun dengan benar
  6. Gunakan jamban sehat
  7. Memberantas jentik nyamuk
  8. Makan makanan yang sehat
  9. Melakukan aktifitas fisik setiap hari
  10. Tidak merokok

“PHBS ini tidak hanya di rumah, tapi juga di sekolah. Kemudian di samping itu, juga tetap lakukan protokol kesehatan Coviud-19 dan jangan lengah. Sebab, Covid-19 belum berlalu, dan protokol kesehatan juga menjaga dari penularan penyakit lain,” pungkas dokter Finny. (*)