Sudah 260 Tenaga Kesehatan RSUP M Djamil Terpapar Covid-19

128
Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Padang, Dr Yusirwan.

Bak buah simalakama, tenaga kesehatan yang berada di garda terdepan memerangi Covid-19, harus berjuang agar tidak terpapar Covid-19 dari pasien. Apa lacur, banyak nakes terpapar Covid-19 dan saling berpacu untuk sembuh dengan pasien yang dirawatnya di ruang isolasi.

Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Padang, Dr dr Yusirwan SpB Sp BA (K) MARS menjelaskan, sejak pandemi Covid-19 merebak di Sumatera Barat, sebanyak 260 tenaga medis di RSUP M Djamil Padang telah terpapar virus Covid-19.

“Jika dipersentase, 90 persen tidak terpapar saat melayani pasien, tetapi tenaga medis terpapar karena tidak menerapkan protokol kesehatan 3M setelah selesai jam kerja,” ucap Yusirwan.

Lebih lanjut, Yusirwan menjelaskan juga, karena kemampuan seorang perawat memakai baju azmat Cuma 3-4 jam, jumlah shift kerja pasien Covid-19 berbeda dengan shift kerja pasien yang tidak terpapar Covid-19.

“Pasien non Covid hanya membutuhkan tiga shift saja. Pagi, siang, dan malam. Sedangkan pasien Covid-19 membutuhkan 8 shift kerja dan diganti setelah 3-4 jam kerja. Hal ini disebabkan tidak kuatnya seorang tenaga medis memakai baju azmat lebih dari 3-4 jam,” ucapnya.

Baca Juga:  Dewan Positif, Rapat RAPBD Ditunda

Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan RSUP M Djamil Padang,  Yusirwan menjelaskan, RSUP M Djamil Padang setiap hari melakukan swab terhadap tenaga medis sebanyak 200 sampel.

“Rumah sakit merupakan benteng terakhir dalam pemutusan mata rantai Covid-19. Pada saat ini nakes kita yang terpapar covid dan dirawat berjumlah 12 orang,” ucapnya. (*/hsn)