Vaksinasi di Padang Sasar 592.168 Orang, Berusia 18 sampai 59 Tahun

Vaksinasi Covid-19 di Kota Padang akan dilakukan di 72 fasilitas layanan kesehatan. Yakni puskesmas, klinik-klinik yang telah atau belum bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan beberapa rumah sakit di wilayah Kota Padang dengan sasaran maksimal sebanyak 592.168 orang dengan usia rata-rata 18-59 tahun.

Alur pelaksanaan proses vaksinasi melalui 5 tahapan. Pertama peserta vaksinasi harus melalui meja satu dengan melakukan registrasi. Selanjutnya ke meja dua untuk pemeriksaan kesehatan dan meja tiga baru penyuntikan vaksin Covid-19. Setelah itu ke meja empat untuk pengentrian data secara elektronik dan meja lima yakni observasi di ruangan observasi.

Untuk tahap awal, telah dimulai di Kota Padang pada Jumat pagi (15/1/2021), diluncurkam secara resmi oleh Wali Kota Padang Mahyeldi di Puskesmas Padang Pasir, Kecamatan Padang Barat.

Kegiatan itu juga dihadiri Wakil Wali Kota Hendri Septa, unsur Forkopimda Kota Padang, MUI Kota Padang, FKUB, camat, kepala SKPD dan sejumlah elemen terkait di Kota Padang.

Namun, Mahyeldi yang telah dijadwalkan untuk menjadi orang pertama di Kota Padang yang divaksinasi, ternyata tidak bisa ikut karena saat itu tekanan darahnya sedang cukup tinggi.

“Mudah-mudahan, insya Allah, mengingat waktu untuk vaksinasi tahap pertama masih panjang sampai Maret nanti semoga bisa saya lakukan dalam beberapa waktu ke depan,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani mengatakan, masyarakat harus tetap diberikan edukasi. Meskipun vaksinasi Covid-19 ini penting, namun protokol kesehatan harus senantiasa dilakukan dengan ketat di mana saja berada. Yaitu menggunakan masker kemana bepergian, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menjaga jarak aman.

Baca Juga:  Duta GenRe Kota Padang, Wujudkan Generasi Muda Kuat di Masa Datang

“Kita tentu berharap, semoga penggunaan vaksin Covid-19 ini berjalan lancar. Karena pelaksanaannya akan dipantau sepenuhnya oleh kita di Dinas Kesehatan dan instansi terkait lainnya,” harap Feri Mulyani.

Feri Mulyani menerangkan, untuk tahap awal vaksinasi di Kota Padang akan disuntikkan kepada seluruh tenaga kesehatan (nakes) sebanyak 9.128. Kemudian sepuluh orang tokoh saat launching penggunaan vaksin. Sebagaimana para penerima vaksin kepada nakes itu terdiri dari dokter, perawat, bidan, pegawai administrasi, keamanan di lingkungan rumah sakit dan fasilitas kesehatan.

“Nakes yang telah mendaftar akan mendapatkan dua dosis vaksin. Sehingga jumlah vaksin yang dibutuhkan Padang pada tahap pertama ini sebanyak 18.276 dosis. Vaksin itu untuk orang yang belum pernah terpapar Covid-19. Bagi yang sudah pernah terpapar tidak divaksin lagi. Baik itu untuk petugas kesehatan maupun masyarakat umum,” ungkapnya.

Data yang dirilis Dinas Kesehatan Kota Padang, jumlah kasus positif Covid-19 sampai 14 Januari 2021 sebanyak 12.933 orang. Sementara sembuh 12.306 orang atau 95.15 persen serta angka kematian 2.04 persen atau 264 orang.(rel)