Sosialisasi Vaksinasi Harus Masif, Wali Nagari mesti jadi Garda Terdepan

46

Dalam masa pandemi Covid-19 ini, tidak hanya aspek kesehatan yang terdampak, tapi juga berpengaruh pada aspek kemanusiaan, sosial dan ekonomi.

Perlu sosialisasi masif dari seluruh pihak agar masyarakat memahami ancaman dan risiko yang ditimbulkan jika pandemi terus melanda, termasuk dari wali nagari dan jorong.

Hal itu disampaikan Gubernur Sumbar Mahyeldi pada kegiatan Pertemuan Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 melalui Nagari Tingkat Provinsi Sumbar, di Rocky Hotel Padang, Senin (22/11/2021).

Menurut Mahyeldi, pembangunan kesehatan pada hakikatnya adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan masyarakat agar mau berperilaku hidup sehat.

Untuk itu, peran wali nagari, kepala desa dan lurah sangat penting dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19, terutama dengan cara menyukseskan program vaksinasi di lingkungan masing-masing.

“Karena nagari, desa dan kelurahan merupakan salah satu garda terdepan dalam mengontrol penyebaran Covid-19 di wilayahnya. Untuk itu pemerintah mendorong keterlibatan lurah dan wali nagari lebih ditingkatkan lagi dalam pencegahan dan penanggulangan Covid-19. Salah satunya menyukseskan program vaksinasi,” ungkap Mahyeldi.

Pemerintah telah merancang pengendalian Covid-19 dengan berbagai cara, salah satunya melalui vaksinasi bagi masyarakat, tujuannya untuk merangsang sistim kekebalan tubuh, mengurangi risiko terjadinya penularan, dan jika tertular dampaknya tidak berat serta pembentukan herd immunity (kekebalan kelompok),” jelas Mahyeldi.

Berbagai upaya dan langkah yang telah dilakukan tersebut, diharapkannya dapat menekan penyebaran Covid-19 dan menurunkan angka kesakitan dan kematian.

Selain itu mantan Wali Kota Padang dua periode itu juga menyebutkan, selain melalui perangkat desa dan nagari, pemprov juga akan mengoptimalkan sosialisasi melalui dasawisma.

Saat ini, Pemprov Sumbar menargetkan capaian Vaksinasi Covid-19 mencapai 70 persen pada akhir tahun 2021.

“Untuk itu mari bersama sama kita dukung pencapaian vaksinasi di Provinsi Sumatera Barat semoga ini menjadi solusi agar kita dapat segera keluar dari berbagai persoalan yang diakibatkan oleh Pandemi Covid-19 ini,” ajaknya dalam kesempatan dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Arry Yuswandi dan para wali nagari.(rel/idr)