Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dharmasraya Dapat Dua X-Ray Portable, Pemeriksaan TBC Bisa Jemput Bola

Zulfia Anita
Penulis: Zulfia Anita❯
Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Oktavianus, Sp.P, FISR menyampaikan kepastian bantuan dua unit X-Ray Portable kepada Kepala Dinas Kesehatan Dharmasraya Yosta Defina, didampingi anggota DPRD Dharmasraya, di Jakarta, Rabu (2/9/2026).
Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Oktavianus, Sp.P, FISR menyampaikan kepastian bantuan dua unit X-Ray Portable kepada Kepala Dinas Kesehatan Dharmasraya Yosta Defina, didampingi anggota DPRD Dharmasraya, di Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mendapat bantuan dua unit X-Ray Portable dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mempercepat deteksi Tuberkulosis (TBC) di tengah masyarakat.

Dengan alat tersebut, pemeriksaan rontgen dapat dilakukan secara langsung di wilayah masyarakat sehingga warga tidak harus datang ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan.

Kepastian bantuan dua unit X-Ray Portable itu disampaikan Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Oktavianus, Sp.P, FISR kepada Kepala Dinas Kesehatan Dharmasraya Yosta Defina di Kantor Wamenkes di Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Advertisement

Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah anggota DPRD Dharmasraya, yakni Teddy Waldian, Fadli Aulia, Sesmi Erli dan Henrianto.

Pemeriksaan TBC Bisa Dilakukan Jemput Bola

Kepala Dinas Kesehatan Dharmasraya Yosta Defina mengatakan, dua unit X-Ray Portable tersebut akan memperkuat upaya penjangkauan dan penemuan kasus TBC di masyarakat.

Advertisement

Menurutnya, perangkat tersebut dapat dibawa ke lokasi pelayanan sehingga pemeriksaan tidak hanya bergantung pada fasilitas kesehatan yang memiliki peralatan rontgen.

Dengan pola tersebut, petugas kesehatan dapat melakukan pemeriksaan secara lebih dekat kepada masyarakat, termasuk dalam upaya menemukan kasus TBC lebih awal.

Bantuan itu juga mendukung pelacakan TBC secara terpadu. Pemeriksaan dapat diarahkan untuk menemukan kasus lebih cepat, termasuk terhadap kontak erat dan kelompok yang memiliki risiko.

Perkuat Upaya Putus Rantai Penularan

Yosta menilai keberadaan X-Ray Portable menjadi salah satu penguatan layanan kesehatan dalam penanganan TBC di Dharmasraya.

Pemeriksaan yang dapat dilakukan lebih dekat ke masyarakat diharapkan membantu petugas menemukan kasus lebih awal sehingga penanganan dan pelacakan dapat dilakukan dengan lebih cepat.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

ISPA Dharmasraya Melonjak, 173 Kasus Tercatat dalam Tiga Hari

ISPA Dharmasraya Melonjak, 173 Kasus Tercatat dalam Tiga Hari

Kasus ISPA di Dharmasraya melonjak 173 kasus dalam tiga hari, dengan total 1.654 kasus sejak 25 Agustus hingga 15 September 2026.

Kasus ISPA di Dharmasraya Mulai Turun, Pulau Punjung Tetap Tertinggi

Kasus ISPA di Dharmasraya Mulai Turun, Pulau Punjung Tetap Tertinggi

Kasus ISPA di Dharmasraya mulai turun menjadi 133 kasus pada 1–2 September, namun Pulau Punjung tetap mencatat kasus tertinggi.

Kabut Asap di Dharmasraya Picu 148 Kasus ISPA, Pulau Punjung Tertinggi

Kabut Asap di Dharmasraya Picu 148 Kasus ISPA, Pulau Punjung Tertinggi

Kabut asap di Dharmasraya membuat kasus ISPA meningkat menjadi 148 orang hingga 26 Agustus 2026, dengan Pulau Punjung tertinggi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer