Harus Ekstra Waspada di New Normal

Ilustrasi Covid-19. (INTERNET)

Seorang guru SD di Kota Solok terkonfirmasi positif Covid-19. Hasil tes swab wanita berinisial YN, 39, itu dikeluarkan Laboratorium Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Sabtu (25/7).

“Ini (YN) merupakan pasien ke-7 Kota Solok. Sebagai langkah antisipasi penyebaran, tim surveilans Kota Solok langsung melakukan tracking kontak erat pasien,” ujar Kabag Prokomp Kota Solok, Nurzal Gustim, Minggu (26/7).

Per Minggu (26/7), katanya belum diketahui orang yang kontak erat dengan YN. Namun, pihaknya memastikan, apabila ditemukan kontak erat, mereka akan diisolasi mandiri dan diambil sampel swabnya.

Menyangkut penyebab YN terpapar, Nurzal mengatakan masih dalam proses penelusuran. Sebab, riwayat perjalanan YN juga belum diketahui secara mendalam. “Tim gugus tugas akan terus melakukan upaya deteksi dini Covid-19, sehingga bisa cepat ditangani dan tidak menyebar luas,” ucapnya memastikan.

Ia kembali mengingatkan agar masyarakat tetap waspada. Jangan menganggap telah bebasnya beraktivitas, seakan virus korona tidak ada lagi. Menurutnya, kembalinya aktivitas seperti biasa, protokol kesehatan harus bertambah ketat lagi.

Data yang dihimpun Padang Ekspres, Kota Solok saat ini masih memiliki pasien Covid-19 yang sedang dirawat. Bertambahnya 1 kasus, kasus terkonfirmasi di sana tercatat menjadi 7 orang. Beruntung 5 orang di antaranya telah sembuh. Sedangkan 1 orang diisolasi di BPSDM Padang Besi, dan 1 orang isolasi mandiri di rumah.

Kabar pilu terkonfirmasi positif juga kembali datang dari Kabupaten Dharmasraya. Kali ini, pasiennya seorang remaja perempuan berinisial LF, 19. Hal itu disampaikan Juru Bicara Penanganan Covid-19 Dharmasraya, Rahmadian, kemarin. “Terkonfirmasi baru ini sekarang masih dalam proses pemeriksaaan di RSUD Sungaidareh,” ujar Rahmadian.

Kini, imbuhnya, sebanyak 11 orang yang masih positif Covid-19 di Dharmasraya. 7 orang di antaranya diisolasi mandiri, 1 orang dikarantina di Gedung SKB Pulaupunjung, 2 orang dirawat di RSUD Sungaidareh, dan 1 orang dalam pemeriksaan RSUD Sungaidareh.

“Kami mengingatkan masyarakat Dharmasaya agar melakukan gerakan melawan Covid-19. Caranya dengan menjaga jarak, pakai masker, selalu cuci tangan, dan jaga kesehatan lingkungan,” ajaknya. (ita/f)