Peduli Tenaga Medis Penanganan Korona, OJK Bantu 1.111 APD

26
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar Rumainur memperlihatkan APD bantuan yang diserahkan Kepala OJK Sumbar Misran Pasaribu kepada Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno. (Foto: IST)

Untuk memenuhi kebutuhan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis di Sumbar, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyumbang 1.111 APD berupa pakaian hazmat.

Sumbangan tersebut diserahkan Kepala OJK Sumbar Misran Pasaribu kepada Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, Kamis (28/5/2020), di Kantor Gubernur Sumbar.

Selanjutnya, APD tersebut diserahkkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar selaku Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Sumbar.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar Rumainur menerima bantuan itu dari gubernur untuk selanjutnya didistribusikan ke rumah sakit rujukan yang membutuhkan.

“Terimakasih atas bantuan yang diberikan. Insya Allah bantuan ini akan sangat bermanfaat bagi para tenaga medis untuk dipergunakan dalam penanganan pasien dengan gejala Covid-19,” ucap Irwan Prayitno.

Gubernur menambahkan, bantuan APD ini sangat dibutuhkan petugas medis di lapangan, termasuk yang bertugas di posko perbatasan. Mereka harus dilengkapi APD ini agar terhindar dari terpapar Covid-19.

Pihaknya mengaku sangat terbantu, sekalipun pemerintah sudah menyiapkan anggaran untuk pengadaan APD ini dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Sumbar.

“Jadi kita juga akan sebarkan APD ini kepada petugas medis di puskemas. Karena mereka kekurangan peralatan ketika menjalankan tugasnya,” tukasnya.

Ketua OJK Sumbar Misran Pasaribu mengatakan bantuan ini bukti partisipasi para pegawai OJK dan lembaga jasa keuangan Sumbar dalam memerangi Covid-19.

“Kenapa harus 1.111 APD? Karena angka satu melambangkan kita harus bersatu dengan pemerintah daerah melawan Covid-19. Inilah bentuk kepedulian kita bersatu membantu para medis yang menjadi garda terdepan penanganan pasien Covid-19,” ungkapnya.

Misra menjelaskan bahwa sebelumnya pihak OJK telah sosialisasi pencegahan Covid-19 di beberapa daerah dengan membagi masker, hand sanitizer, penyemprotoan disinfektan, dan sosialisasi cuci tangan.

“Selain itu kita memberi bantuan berupa sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini bagian dari upaya kita bersatu memutus mata rantai Covid-19 di Sumbar,” ujarnya.(esg)