Periksa Spesimen Covid-19, Sumbar Bisa Kejar Separuh Target Nasional

Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi FK-Unand Dr dr Andani Eka Putra. (Foto: Dok.Pri)

Laboratorium Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK-Unand) di Sumbar, bisa memeriksa 5 ribu atau separuh dari 10 ribu target uji spesimen virus korona (Covid-19) secara nasional.

Hingga hari ini saja, kapasitas pemeriksaan di laboratorium yang dipimpin Dr dr Andani Eka Putra itu, akan meningkat menjadi 2.000-2.500 sampel atau spesimen per hari.

Timnya yang melakukan pemeriksaan di laboratoriumnya berjumlah sebanyak 55 orang.

“Kita telah berhasil optimasi mesin ekstraktor dengan hasil sangat bagus. Kapasitas laboratorium akan meningkat menjadi 2.000-2.500 sampel per hari,” ungkap Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi FK-Unand Dr dr Andani Eka Putra, Kamis malam (28/5/2020).

Dengan peningkatan tersebut, kata Andani, pihaknya bersedia menerima limpahan sampel dari daerah yang membutuhkan pemeriksaan dengan lama pengerjaan maksimal 2×24 jam. Saat ini, daerah luar Sumbar yang memeriksakan sampel ke laboratorium ini berasal dari Bengkulu.

“Hingga saat ini sampel yang masuk rerata 1.000 per hari. Tentu ada syarat dan ketentuan untuk daerah yang mengirim sampelnya,” kata Andani.

Terkait target Presiden Joko Widodo kepada Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pemeriksaan sebanyak 10 ribu sampel per hari, Andani mengatakan, separuhnya atau 5 ribu bisa dikejar.

“Kita bisa periksa 4.000-5.000 sampel sebenarnya. Tapi, kita butuh tambahan ruangan yang dilengkapi peralatan standar BSL-3,” ungkapnya.

BSL-3 yaitu laboratorium layak untuk menguji penyakit menular yang berpotensi serius membahayakan dan atau dapat menyebabkan kematian petugas laboratorium akibat terpapar agen penyakit menular berbahaya melalui hirupan udara (inhalasi). (esg)