Sumbar Capai 1,4 Juta Penyuntikan Vaksin Covid-19, Padangpanjang Tertinggi

33

Vaksinasi Covid-19 di Sumbar telah mencapai 1,4 juta lebih penyuntikan. Capaian itu, tidak lepas dari sinergi pemprov dengan TNI/Polri dan berbagai pihak lainnya.

“Per 28 September kita telah mencapai 1.483.569 penyuntikan vaksin covid-19 yang merupakan kombinasi vaksinasi dosis pertama, kedua dan ketiga,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Arry Yuswandi, Rabu (29/9/2021).

Dia merinci total vaksinasi dosis pertama sebanyak 975.771 atau (22,03%), vaksinasi dosis kedua adalah 494.459 atau (9,95%) dan vaksinasi dosis ketiga (booster) bagi tenaga kesehatan telah mencapai 13.339 atau (0,30%).

Menurut Arry, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan dan bantuan berbagai pihak, seperti TNI, Polri, OPD di ligkungan Pemprov Sumbar, pemerintah kabupaten dan kota, organisasi masyarakat, organisasi sosial, organisasi keagamaan, pelaku usaha serta masyarakat secara keseluruhan.

Terbaru, akhir pekan lalu, Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa selaku President Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) melaksanaan vaksinasi massal Covid -19 untuk pelajar dengan total capaian 1.691 vaksinasi. “Capaian ini melebihi target awal hanya 1.000 vaksinasi,” ungkap Arry.

Masih di Bukittinggi, pada Minggu juga digelar gebyar vaksinasi massal khusus untuk ibu hamil dan ibu menyusui yang animonya tinggi. Minggu ini, lanjut Arry, juga digelar gebyar vaksinasi massal di Pesisir Selatan, Sijunjung dan di ASN di lingkungan Pemprov Sumbar.

Baca Juga:  Kelurahan Gates Nan XX Gelar Vaksinasi, Target 115 Warga Divaksin per Hari

“Pemprov Sumbar terus akan menggenjot cakupan vaksinasi Covid-19 untuk mempercepat tercapainya kekebalan kelompok,” tukasnya.

Adapun strategi yang dilakukan adalah dengan memastikan ketersediaan stok vaksin Covid-19 di semua kabupaten dan kota serta meningkatkan target penyuntikan harian.

“Alhamdulillah dengan adanya instruksi Gubernur Sumbar yang baru tentang Percepatan Vaksinasi Covid-19 sangat berpengaruh sekali. Mendorong vaksinasi di daerah. Insyaallah apa yang sudah dicapai September ini, akan terus kita tingkatkan di bulan mendatang. Fokus kita pelajar, ibu hamil dan menyusui serta ormas atau kelompok masyarakat,” lanjutnya.

Terkait ketersediaan stok vaksin, di penyimpanan Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar saat ini, buffer stock tersedia Coronavav sebanyak 1.362 dosis dan Astrazeneca 6.700 dosis.

Sementara itu, untuk capaian vaksinasi Sumbar, persentase tertinggi per 28 September 2021 dicapai oleh Kota Padangpanjang (56,14%), diikuti Kota Bukittinggi (51,44%), Kota Solok (43,72%) Dharmasraya (39,47%) dan Kota Padang (37,09%).

Sedangkan daerah dengan capaian vaksinasi rendah adalah Kabupaten Agam (8,99%), Pasaman Barat (9,41%) Padangpariaman (10,68%), Pesisir Selatan (12,20%), dan Kabupaten Solok (15,34%).(idr)