Kinerja PT BPR Balerong Bunta, Total Asset Tumbuh Double Digit

Pemerintah Kabupaten Tanahdatar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT BPR Balerong Bunta atas dukungan visi dan misi Kabupaten Tanahdatar 2021-2026 dalam meningkatkan ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Tanahdatar Richi Aprian pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT BPR Balerong bunta, Sabtu (20/03/2021) di Emersia Hotel Batusangkar.

Sebelumnya Direktur Utama BPR Balerong Bunta Yuzakki azwar menyampaikan presentasi profil dan laporan keuangan selama tahun 2020 khususnya pada RUPS 2021 ini BPR Balerong Bunta akan membahas pindah atau hijrah ke ke sistem syariah, serta launching program wakaf saham sebagai bahagian dari kegiatan untuk pelaksanaan Cooporate Social Responbility (CSR) PT BPR Balerong Bunta.

Penambahan modal yang dilakukan owner mampu dikapitalisasi dengan baik oleh PT BPR Balerong Bunta ditahun 2020. Pasalnya, kinerja usahanya mampu bertumbuh double digit. Total asset tumbuh 30 persen, realisasi kredit tumbuh 41 persen dan dana pihak ketiga tumbuh 30 persen.

Besar dan kecilnya modal sangat mempengaruhi kemampuan sebuah lembaga keuangan untuk tumbuh dan berkembang. Ini terbukti dengan berhasilnya BPR Balerong Bunta menghasilkan pertumbuhan usaha dengan signifikan ditahun 2020.

Pasca penambahan modal usaha, seluruh indicator usaha berhasil tumbuh double digit dan bahkan banjir likuiditas.

“Alhamdulilah tahun 2020 BPR Balerong Bunta assetnya bisa menembus di atas Rp 10 miliar atau tepatnya tercapai Rp 11,186 miliar, realisasi kredit sebanyak Rp 8,581 miliar, dana pihak ketiga sebanyak Rp 7,906 miliar dan Ratio Non Perfomance Loan (NPL) <4,08 persen, sesuai dengan tingkat kesehatan masih di bawah 5%,” ujar Direktur Utama PT BPR Balerong Bunta, Yuzakki Azwar didampingi Direkturnya Ubaidi kepada Padang Ekspres kemarin.

Menurut Zakki, secara umum kinerja PT BPR Balerong Bunta ditahun 2020 berjalan dengan baik dan masih mampu bertumbuh. Baik pertumbuhan asset, dana, maupun realisasi kredit.

Asset

Berdasarkan audit yang dilakukan akuntan publik per 31 Desember 2020 tercatat total asset PT BPR Balerong Bunta sebanyak Rp 11,18 miliar atau tumbuh 30 persen secara year on year dibandingkan realisasi asset tahun 2019 yang lalu dengan nilai Rp 9,870 miliar.

Tumbuh double digitnya kinerja asset sama dikontribusi oleh kinerja positif pada bidang dana dan distribusi kredit. Selain itu penambahan modal juga ikut melambungkan total asset yang dimiliki PT BPR Balerong Bunta ditahun 2020.

Kredit

Lonjakan yang cukup besar terjadi pada kinerja tahun 2020 di BPR Balerong Bunta adalah di sektor kredit. Total kredit yang mampu disalurkan selama tahun 2020 tercatat sebanyak Rp 8,581 miliar atau tumbuh secara year on year sebesar 30 persen dibandingkan realisasi asset tahun 2019 yang lalu dengan realisasi sebanyak Rp 6,351 miliar.

Membaiknya realisasi kredit memberikan dampak positif terhadap kinerja pendapatan bunga. Total pendapatan bunga yang mampu dicatatkan sepanjang tahun 2020 tercapai sebanyak Rp 1,431 miliar yang bersumber dari bunga kontraktual dan bunga dana antar bank.

Walau meningkat cukup signifikan dalam merealisasikan kredit, namun manajemen PT BPR Balerong Bunta masih mampu menjaga kualitas aktiva produkti dizona aman dan bagus. Ratio kredit bermasalah atau Non Performance Loan (NPL) ditahun 2020 tercatat sebesar 4,06 persen. Realisasi NPL ini masih terbilang bagus. Tegasnya dari Rp 8,581 miliar kredit yang disalurkan 95,91 persen berada dalam status sehat dan lancar.

Baca Juga:  Dititipi Rp 15 T, kini jadi Rp 66,6 T, Mandiri Kembangkan Dana PEN

Dana Pihak Ketiga

Trend positif kinerja kredit sepanjang tahun 2020 juga mampu diimbangi dengan kinerja dana selama tahun 2020 oleh manajemen PT BPR Balerong Bunta.

Pasalnya total dana pihak ketiga selama tahun 2020 tercapai sebanyak Rp 7,956 miliar atau tumbuh secara year on year sebesar 30 persen dibandingkan dana pihak ketiga tahun 2019 yang lalu dengan realisasi sebanyak Rp 6,628 miliar.

Dari dua produk penghimpun dana, keduanya sama sama menghasilkan kinerja positif. Total dana tabungan yang mampu dihimpun selama tahun 2020 tercatat sebanyak Rp 4,817 miliar atau tumbuh dibandingkan dana tabungan tahun 2019 yang lalu dengan realisasi Rp 4,335 miliar.

Sementara itu dana deposito selama tahun 2020 terhimpun sebanyak Rp 3,04 miliar atau tumbuh signifikan dibandingkan realisasi dana deposito tahun 2019 yang lalu dengan realisasi sebanyak Rp 2,843 miliar.

Bertumbuhnya dana pihak ketiga membuat PT BPR Balerong Bunta menjadi surplus likuiditas. Cash ratio ditahun 2020 mencapai 27,69 persen. “Untuk jangka pendek surplus likuiditas tak masalah apalagi dalam kondisi ekonomi sulit, namun untuk jangka panjang ini musti dicarikan solusi terbaiknya,” ujar Yuzakki.

Konversi

Sesuai dengan amanat RUPS sebelumnya, PT BPR Balerong Bunta sudah memutus untuk melakukan konversi dari BPR Konvensional menuju BPR Syariah. Berbagai upaya dan kelengkapan untuk konversipun sudah disiapkan.

“Bahan bahan sudah kita siapkan dan juga sudah disampaikan ke OJK. Saat ini dalam proses evaluasi oleh OJK. Mudah mudahan dalam waktu yang terlalu lama keinginan untuk hijrah ke syariah itu bisa terealisasi”, ujar Yuzakki.

Percantik Kualitas Usaha

Sesuai dengan Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun 2021, PT BPR Balerong Boenta ditahun 2021 ini akan lebih menitik beratkan kinerja pada peningkatan kualitas usaha terutama untuk perbaikan kualitas aktiva sambil terus memacu pertumbuhan asset.

“Kita harus tetap menjaga agar NPL jangan sampai naik melebihi angka 4,88 persen dan kalau bisa diturunkan menjadi 2 persen. Sementara Biaya Operasional berbanding Pendapatan Operasional musti kita turunkan secara bertahap menuju angka 90 persen ditahun 2021 ini,” ucap Yuzakki.

Dari data yang dimiliki Padang Ekspres, PT BPR Balerong Bunta merupakan salah satu BPR yang tergabung dibawah binaan Bank Nagari. BPR yang mengawali diri dari LPN ini termasuk salah satu BPR yang mendapatkan tambahan modal agar lolos dari regulasi POJK Nomor 5 tahun 2015 tentang batas minimum modal inti.

“Atas nama manajemen kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama kepada nasabah setia kami. Semoga tahun 2021 ini BPR Balerong Boenta bisa jauh lebih baik lagi. Untuk itu kami butuh dukungan dari semua pihak,” tukas Yuzakki. (Two Efly- Padang Ekspres)

Previous articleBadan POM Permudah Masyarakat dan Pelaku Usaha Dapatkan Izin Edar
Next articleAndre Rosiade Minta Impor Beras dan Garam Dibahas DPR dan Dua Menteri