Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lawan Ancaman Galodo, 1.000 Pohon Karet Ditanam

Safrizal Putra
Penulis: Safrizal Putra❯
Kegiatan menanam pohon karet kebo di bantaran sungai Kenagarian Parambahan, Kecamatan Limakaum, Jumat (12/6) berjalan sukses. Sebanyak 1.000 pohon ditanam sebagai upaya mitigasi bencana.
Kegiatan menanam pohon karet kebo di bantaran sungai Kenagarian Parambahan, Kecamatan Limakaum, Jumat (12/6) berjalan sukses. Sebanyak 1.000 pohon ditanam sebagai upaya mitigasi bencana.

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM -- Upaya mitigasi bencana pascabanjir bandang (galodo) terus dilakukan di Kabupaten Tanahdatar. Salah satu langkah konkret dilakukan Polres Tanahdatar dengan menanam 1.000 pohon karet kebo di sepanjang bantaran sungai yang terdampak bencana.

Kegiatan bertajuk Bakti Sosial Penanaman 1.000 Pohon tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 dan dipusatkan di kawasan bantaran sungai Kenagarian Parambahan, Kecamatan Limakaum, Jumat (12/6).

Kapolres Tanahdatar AKBP Dr. Nur Ichsan Dwi Septiyanto mengatakan, lokasi penanaman dipilih karena menjadi salah satu kawasan yang mengalami kerusakan cukup parah akibat galodo yang melanda wilayah tersebut. Bantaran sungai di daerah itu mengalami pengikisan tanah yang signifikan sehingga membutuhkan upaya penguatan secara alami melalui vegetasi.

Advertisement

“Pas ini di lokasi yang bantaran sungai dekat dengan peristiwa kemarin galodo ini tergerus lebih masif gitu dan yang kita tanam ini adalah kalau orang Jawa bilang itu karet kebo,” ujar Nur Ichsan kepada Padang Ekspres di lokasi kegiatan.

Menurutnya, karet kebo dipilih karena memiliki karakteristik akar yang kuat dan mampu mencengkeram tanah dengan baik. Tanaman yang masih satu jenis dengan beringin tersebut dinilai efektif sebagai penahan erosi sekaligus penyimpan cadangan air.

“Ia sejenis beringin yang dia punya kemampuan kalau besar dia akan mengikat ketika hujan banyak, hujan lebat, dia akan mengikat tanah sehingga tidak terjadi erosi, longsor. Tetapi ketika dia kemarau dia akan mengikat daripada air,” terangnya.

Advertisement

Selain memiliki sistem perakaran yang kuat, pohon karet kebo juga dikenal elastis sehingga mampu bertahan ketika menghadapi derasnya aliran sungai maupun hantaman material yang terbawa arus banjir.

“Tapi yang intinya yang namanya beringin ini jenisnya karet kebo ini elastis maka dia akan lebih banyak manfaatnya untuk menahan tanah supaya tidak tergerus ketika nanti arus air aliran sungai terlalu deras atau membawa material-material yang ada dalam air tersebut,” ungkapnya.

Nur Ichsan menjelaskan, kegiatan tersebut bukan program pertama yang dilakukan pihaknya. Sebelumnya, Polres Tanahdatar juga telah melaksanakan penanaman 1.000 pohon pada September 2025 dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Penanaman tahap pertama itu dilaksanakan di tiga kecamatan, yakni Sungaitarab, Sungai Jambu-Pariangan, dan Lima Kaum.

Advertisement
Editor : Adriyanto Syafril
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Dharmasraya Ganjar Pemkab Penghargaan atas Sinergi Jaga Kamtibmas

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Dharmasraya Ganjar Pemkab Penghargaan atas Sinergi Jaga Kamtibmas

Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menghadiri Hari Bhayangkara ke-80 dan berharap sinergi Pemkab bersama Polres terus diperkuat untuk mendukung

Hari Bhayangkara ke-80, Wawako Pariaman Dorong Sinergi Pemda dan Polri Jaga Kondusivitas Daerah

Hari Bhayangkara ke-80, Wawako Pariaman Dorong Sinergi Pemda dan Polri Jaga Kondusivitas Daerah

Wawako Pariaman Mulyadi mengajak memperkuat sinergi pemerintah daerah dan Polri pada Hari Bhayangkara ke-80 demi jaga keamanan dan dukung pembangunan.

Juara Motor Cross Hari Bhayangkara ke-80 di Dharmasraya Terima Penghargaan, Pebalap Sijunjung Dominasi Raja Tanjakan

Juara Motor Cross Hari Bhayangkara ke-80 di Dharmasraya Terima Penghargaan, Pebalap Sijunjung Dominasi Raja Tanjakan

Kapolres dan Bupati Dharmasraya menyerahkan hadiah kejuaraan Motor Cross Hari Bhayangkara ke-80. Pebalap asal Sijunjung mendominasi kelas Raja Tanjaka

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer