SDN 07 Sungaijaring Lubukbasung: Kepsek Penyanyi, Siswa Juara Tari

2
DEKAT: Para guru bersama murid-murid SDN 07 Sungaijariang Lubukbasung, Agam terlihat akrab satu sama lain.

Memang. Sungguh sebuah klasikal terkini. Kalau kepala sekolahnya hebat, ligat, kuat berpikir, inovatif dan kreatif, maka dapat dipastikan suasana belajar mengajar akan menyenangkan di ruang kenyamanan yang menyejukkan.

Ini saat, kita melala ke SDN 07 Sungaijariang Lubukbasung, Agam. Walau bangunannya tak wah-wah amat, atau boleh dibilang sederhana, namun semangat guru dan siswanya menyala. Mereka terus berupaya berinovasi.

Ruh sekolah ini sungguhlah hidup dalam nuansa merdeka belajar. Guru-gurunya berwajah ceria. Siswanya, berwajah bahagia. Walau hangat garang matahari keras bersinar, namun semangat siswa untuk belajar, berkarya dan berprestasi selalu menyala-nyala. Sehangat matahari, secerah masa depan menanti.

Siapa kepala sekolahnya?

Nama kepala sekolahnya?. Ya, Efnita Spd, MMpd. Panggilan akrabnya, Buk Ef. Buk Ef, gemar berseni-seni. Bahkan, di kawasan Lubukbasuang, Buk Ef adalah salah seorang emsi terkemuka.

Suaranya bagus dalam intonasi yang memikat kalau sedang membawakan acara. Selain itu, Buk Ef juga seorang penyanyi. Ia bahkan telah melakukan proses rekaman lagunya di DATZ Record Padang. Ada 10 lagu yang dibawakan oleh Buk Ef. Lagu-lagu Buk Ef, bertema pendidikan, sosial dan budaya.

“Ya, lagu-lagu inspiratif,” kata Buk Ef yang kreatif yang tak pernah berhenti “mengajar” dan “menyanyi” di ruang pendidikan dan seni.

Sepuluh lagu Buk Ef tersebut akan segera diproduksi dalam bentuk VCD. “Kini sedang dalam proses pembuatan video klipnya. Olala, mari kita bicara tentang sekolah yang dipimpin Buk Ef.

Baiklah, bila begitu.

Berkata, Buk Ef, “Literasi tak hanya sekedar menggerakkan daya baca dan daya tulis. Lebih dari itu, literasi adalah media mengolah imajinasi menjadi daya kreasi menuju kecakapan hidup. Literasi adalah jendela.

Ia cakrawala tempat memandang alam luas. Makin rajin menyimak. Membaca. Melihat. Memandang. Mendengar. Makin kita tahu, betapa indah dan nikmatnya hidup kalau andaikata bersulam rahmatan lil alamin”.

Baca Juga:  Teori ke Teori Saja, Menulisnya Kapan?

Disampaikan Buk Ef, bahwa visi sekolahnya adalah beriman, berprestasi, disiplin, peduli lingkungan. Ya, katanya ada beberapa kecerdasan yang menjadi misi dalam perwujudan visi. Cerdas intelektual, cerdas emosional,cerdas spiritual.

Lalu ,mampu mewujudkan peserta didik yang berkepribadian. Mampu mewujudkan peserta didik yang berprilaku akhlakul kharimah. Mampu mewujudkan peserta didik yang taat beribadah.

Mampu mewujudkan peserta didik yang bertaqwa. Menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi larangannya. Mampu mewujudkaan peserta didik yang kreatif. Trus, mampu mewujudkan peserta didik yang disiplin

Visi itu dicapai dengan mengadakan kegiatan keagamaan, mengikuti lomba-lomba : OSN (Olimpiade Siswa Nasional), O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional), FLS2N ( Festival Lomba Seni Siswa Nasional) dan Marching Band.

Di bidang ekstra kurikuler wajib dengan mengadakan kegiatan Pramuka. Di bidang UKS membimbing dokter kecil untuk mampu dalam hal P3K ( Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) yang terjadi di lingkungan sekolah.

“Kita optimalkan pendidikan agama dengan menanamkan pendidikan berkrakter dan praktik keagamaan. Kita laksanakan proses belajar mengajar yang kondusif, efektif dan efisien. Kita tingkatkan prestasi bidang akademik dan non akademik. Kita tingkatkan kesadaran seluruh warga sekolah dalam berbagai aspek disiplin yang mantap,” kata Buk Ef,

Buk Kepsek yang baik hati itu. Buk Ef sangat dekat dengan para siswa dan guru. “Kami di sini semua bersaudara. Maju dan selalu kompak !” katanya. Apa-apa saja, antara lain prestasi dari sekolah ini? Ya, Juara I Tari tingkat kabupaten Agam. Juara III Tari tingkat kecamatan. Trus, Adiwiyata Tingkat Propinsi.

“Insya Allah, kita sedang merancang program kecakapan siswa dengan mengjarakan siswa membuat taman batu artifisial berbahan limbah reruntuhan bangunan,” katanya. Selain itu, sekolah itu sedang menggiatkan seni.Terutama seni musik. “Kami sedang mengancar-ancar pembuatan lagu anak-anak yang dinyanyikan oleh siswa kami!” ujarnya. (*)