Drs Nukman Msi, Kepala SMA 1 Padang: Bawa Dunia Mereka ke Dunia Kita

5
Drs Nukman Msi, Kepala SMA 1 Padang.(IST)

Drs Nukman Msi, tipikal kepala sekolah yang mengerti dan paham dunia edukasi. Ia sosok guru yang mendidik bukan semata mengajari. Baginya, tak ada siswa yang bandel.

Yang ada adalah, mereka butuh kasih dan sayang dalam sentuhan perhatian dan kesungguhan. Kemudian, laman Guru dan Pak Nukman membahas apa yang disebut dengan smart teaching.

“Smart teaching itu jargon. Ini model pengajaran di mana kita masuk ke dunia siswa.Kita melibatkan dunia siswa untuk mengenali dan mendalaminya sebagai gerbang mengoptimalkan seluruh potensi yang berhubungan dengan pembelajaran di kelas,” kata Pak Nukman seraya mengatakan, sehingga dunia pembelajaran dan ruang lokal menjadi hidup dan bergairah.

Nukman mengutip pendapat Bobbi de Porter : “Bawalah dunia mereka ke dunia kita dan antarkan dunia kita ke dunia mereka”.

“Sebagai guru, kita harus dapat masuk ke dunia siswa. Ini langkah pertama sebelum kita masuk lokal dan mengembangkan materi ajaran. Kita pancing minat siswa. Kita masuki dunia mereka dan memancing mereka berpikir dan berasa dari ruang sosial, seni, budaya, music atletik atau apa saja narasi yang membuat gairah mereka menyala untuk menerima materi ajaran,” ujar Pak Nukman kepala sekolah yang ramah, elok tapi berdisiplin yang kuat.

Pesan yang disampaikan guru adalah pesan positif. Bukan pesan yang membosankan dan menakutkan. “Kita sebagai guru harus memahami dunia siswa itu sendiri, gaya belajarnya dan kita dapat tahu apa dan bagaimana potensi yang dimilki oleh siswa kita. Masuklah ke dunianya terlebih dahulu, baru sampaikan materi dengan gaya dialog dan berkawan,” ujarnya.

Kata Pak Nukman, guru harus benar-benar memperlihatkan contoh secara langsung kepada siswanya. “ Kita harus menjadi teladan siswa.Harus memberikan contoh kepada mereka. Bukankah siswa bercermin kepada gurunya dan lingkungan terdekatnya. Kalau guru menginginkan siswanya bersih, makla lingkungan sekolah harus dan wajib menjaga kebersihan,” kata Pak Nukman, sang kepala sekolah yang sangat paham dan mengerti dengan ekspresi kreativitas para siswanya.

Tak heran bila Osis SMA Negeri 1 Padang kaya dengan berbagai kegiatan ekstra kurikuler. “Zaman terkini adalah zaman di mana kita harus menyeimbangkan kemampuan atau kekuatan antara otak kiri dan otak kanan. Kecerdasan matematis dan analisis harus selaras dengan kecerdasan daya kreasi atau daya cipta di ruang keindahan, seni dan budaya,” ujarnya.

Kata Pak Nukman, Iptek harus berlandaskan Imtaq. Karena, adab lebih tinggi dari ilmu. “Kita tingkatkan kualitas SDM yang selaras dengan perkembangan zaman. Kita wujudkan sekolah bernuansa lingkungan dalam program pengembangan sekolah ramah sosial dan ramah lingkungan”, ujarnya. (PJ)