Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Merajut Kebersamaan dalam Suasana Malam Keakraban

A
Penulis: Adriyanto Syafril❯
Kegiatan Makrab SD Pius Payakumbuh diikuti seluruh siswa kelas VI majelis guru, karyawan dan orangtua murid beberapa waktu lalu. (TIM LAMAN GURU)
Kegiatan Makrab SD Pius Payakumbuh diikuti seluruh siswa kelas VI majelis guru, karyawan dan orangtua murid beberapa waktu lalu. (TIM LAMAN GURU)

Advertisement

Penulis : Veronika Teja - Guru SD Pius Payakumbuh

Murid VI SD Pius Payakumbuh yang pada saat ini telah melalui berbagai macam kegiatan akademik, termasuk beragam ujian, diajak untuk relaks sejenak dalam kegiatan malam keakraban.

Selama 2 hari 1 malam, anak-anak bersama guru dan pembina (Kepala Sekolah dan profesional) diajak untuk mempererat pertemanan, kemandirian, dan kekompakan mereka. Tema makrab yang diangkat adalah “Dengan Semangat Persaudaraan dan Solidaritas Kita Bangun Motivasi Diri Menyongsong Masa Depan Gemilang”.

Advertisement

Sarat akan nilai-nilai sosial dan karakter, kegiatan makrab murid kelas VI SD Pius berjalan dalam suasana kekeluargaan yang menyenangkan.

Suasana gembira, haru, dan relaks membuat karakter teman dan guru dikenal lebih akrab dan hangat. Jeda dari rutinitas akademis yang padat melebur dalam keceriaan dan persaudaraan yang menyenangkan.

Di samping itu, murid-murid juga dilatih kemandirian dan tanggung jawab mengurus diri mereka sendiri; mulai dari persiapan perlengkapan tidur, perlengkapan ibadah, perlengkapan mandi, dan keperluan lainnya.

Advertisement

Di sekolah mereka mendesain sendiri ruang-ruang kelas menjadi tempat meletakkan barang, sekaligus tempat untuk tidur. Terlihat beberapa murid masih canggung dalam hal ini, guru dan pembina membantu mereka, sekaligus memberi arahan yang tepat.

Momen mengharukan terjadi ketika semua murid dipandu memasuki saat hening, memusatkan hati dan pikiran mereka pada kasih sayang dan cinta orang tua.

Isak tangis mulai terdengar baik dari murid, guru, dan orang tua. Mereka menyesal karena tidak mematuhi nasehat ayah ibu.

Sering membantah dan tidak segera menjawab ketika dipanggil. Hati tulus anak-anak dalam menyampaikan permohonan maaf mereka kepada orang tua masing-masing, membuat suasana haru.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Usai SAS, SDN 28 Payakumbuh Gelar Pagi Ceria untuk Segarkan Semangat Murid

Usai SAS, SDN 28 Payakumbuh Gelar Pagi Ceria untuk Segarkan Semangat Murid

Usai ikuti Sumatif Akhir Semester (SAS), murid SDN 28 Payakumbuh antusias ikuti Pagi Ceria guna menyegarkan semangat dan membangun karakter.

Krisis Keteladanan di Era Digital, Siapa yang Digugu dan Ditiru?

Krisis Keteladanan di Era Digital, Siapa yang Digugu dan Ditiru?

Anak semakin dekat dengan dunia digital. Keteladanan guru, orang tua, masyarakat, dan influencer penting untuk membentuk karakter.

Maulid Nabi di UNP, Sekjen Kemenag Ingatkan Mahasiswa Pentingnya Tujuan Jelas dan Karakter Kuat

Maulid Nabi di UNP, Sekjen Kemenag Ingatkan Mahasiswa Pentingnya Tujuan Jelas dan Karakter Kuat

Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin mendorong mahasiswa UNP memiliki tujuan jelas serta memperkuat komunikasi, karakter, akhlak, dan ketekunan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer