Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Evaluasi Tanpa Gengsi

A
Penulis: Adriyanto Syafril❯
Plt. Kepala SDN 02 Payakumbuh, Gustina, M.Pd., mendampingi Tim Penilai Lomba Kebersihan dari Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh beberapa waktu lalu. (TIM LAMAN GURU)
Plt. Kepala SDN 02 Payakumbuh, Gustina, M.Pd., mendampingi Tim Penilai Lomba Kebersihan dari Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh beberapa waktu lalu. (TIM LAMAN GURU)

Advertisement

Penulis : Gustina, M.Pd. - Plt Kepala SDN 02 Payakumbuh

Catatan-catatan kecil di tangan tim penilai siang itu bukanlah sekadar angka, melainkan kompas bagi SDN 02 Payakumbuh untuk melangkah lebih jauh. Pada Kamis (23/4), sekolah ini kedatangan Tim Penilai Lomba Kebersihan Antarsekolah dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. 
Namun, bagi seluruh warga sekolah, kunjungan ini lebih dari sekadar urusan menang atau kalah.

Alih-alih merasa terbebani oleh proses penjurian, pihak sekolah justru menjadikan momen ini sebagai “ruang cermin” untuk melihat sejauh mana komitmen mereka dalam merawat lingkungan belajar. Setiap sudut sekolah, mulai dari sanitasi, kerapian taman, hingga pengelolaan sampah, dipantau secara mendalam oleh tim penilai.

Advertisement

Evaluasi sebagai Bahan Bakar Perubahan

Plt. Kepala SDN 02 Payakumbuh, Gustina, M.Pd., menegaskan bahwa masukan dan catatan yang diberikan oleh tim penilai adalah poin yang paling berharga. Baginya, evaluasi tersebut adalah peta jalan untuk berbenah dan meningkatkan kualitas fasilitas sekolah ke depannya. “Kami tidak mencari pujian tanpa celah.

 Justru dari catatan-catatan evaluasi inilah kami tahu bagian mana yang harus diperbaiki. Apapun hasilnya nanti, target utama kami bukan sekadar trofi, melainkan menciptakan rumah kedua yang sehat, rapi, aman, dan menyenangkan bagi anak-anak setiap harinya,” ujar Gustina dengan optimis.

Advertisement

Komitmen Lingkungan Belajar yang Sehat

Partisipasi SDN 02 Payakumbuh dalam lomba ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang sekolah dalam mendukung terciptanya ekosistem pendidikan yang asri. Pihak sekolah percaya bahwa lingkungan yang bersih memiliki korelasi langsung dengan kenyamanan siswa dalam menyerap pelajaran.

Upaya ini juga sejalan dengan gerakan kemandirian pengelolaan sampah plastik menjadi ecobrick yang sebelumnya telah digalakkan, menunjukkan bahwa kebersihan di SDN 02 bukan sekadar gerakan musiman untuk lomba, melainkan budaya yang sedang dikonstruksi secara kolektif.

Menjemput Hardiknas dengan Wajah Baru

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sumbar Raih Dua Penghargaan Nasional Hardiknas 2026, Mahyeldi Sebut Bukti Pendidikan Berkualitas

Sumbar Raih Dua Penghargaan Nasional Hardiknas 2026, Mahyeldi Sebut Bukti Pendidikan Berkualitas

Sumbar meraih dua penghargaan nasional Hardiknas 2026. Mahyeldi menyebut capaian itu bukti kolaborasi membangun pendidikan berkualitas.

Bupati Limapuluh Kota Apresiasi Guru dan Siswa Berprestasi

Bupati Limapuluh Kota Apresiasi Guru dan Siswa Berprestasi

Upacara Hardiknas 2026 di Limapuluh Kota dipimpin Bupati Safni, tekankan pendidikan bukan sekadar transfer ilmu.

Rezka Oktoberia Apresiasi Kapolda Sumbar Kuliah Umum dan Tanam Pohon di UIN Imam Bonjol Padang

Rezka Oktoberia Apresiasi Kapolda Sumbar Kuliah Umum dan Tanam Pohon di UIN Imam Bonjol Padang

Rezka Oktoberia mengapresiasi Kapolda Sumbar yang menggelar kuliah umum dan aksi penanaman pohon di UIN Imam Bonjol Padang saat Hardiknas 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer