Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Guru yang Dirindukan

R
Reflina Mesria Nofita, S.Pd, Gr.
Reflina Mesria Nofita, S.Pd, Gr.

Advertisement

Penulis : Reflina Mesria Nofita, S.Pd, Gr. - Guru SD Negeri 26 Payakumbuh

Guru adalah pekerjaan yang mulia. Seorang guru, rela berangkat pagi dan pulang petang hanya demi mencerdaskan anak bangsa. Bukan satu atau dua yang dicerdaskan, tetapi sekelas. Seorang guru SD misalnya, akan menghadapi siswa sekita dua puluh sampai tiga puluh anak setiap hari.

Tingkah pola anak anak sudah tentu menjadi makan sehari hari makan sang guru. Terkadang, pekerjaan ini sangat membosankan. Terlebih, adanya sikap cuek, acuh tak acuh dari peserta didik. Mereka bahkan bergembira atas ketidakhadiran sang guru. Ada pula yang merayakan kebebasan mereka terlepas cengkraman san guru.

Advertisement

Seharusnya, guru adalah sosok yang dinanti kehadirannya di kelas. Guru adalah orang paling berjasa di kehidupan mereka kelak. Jangan sampai seorang guru berubah menjadi galak dan bengis­ hanya gara gara ingin tampil wibawa di depan kelas. Siswa tidak suka dengan guru pemarah. Siswa tidak suka guru yang suka memerintah. Siswa tidak suka dengan guru yang main pukul. Bahkan, siswa juga tidak suka dengan guru yang terlihat lucu.

Guru yan dirindukan kehadirannya di kelas adalah guru yang mampu membuat kelas terasa nyaman. Guru yang saat masuk kelas, siswanya langsung semangat, tenang, dan merasa diperhatikan. Kebanyakan dari siswa SD, hampir setiap hari ada saja yang akan mereka kadukan. Tentunya, kesabaran sang guru akan dituntut menghadapi situasi se­perti ini. Bahkan, ada pula yang siswa yang fana­tic dengan gurunya. Siswa tersebut lebih percaya apa yang di omongkan gurunya ketimbang muridnya.

Berikut, adalah beberapa faktor yang berhasil penulis rangkum mengapa seorang guru bisa sangat dirindukan oleh siswanya.

Advertisement

Pertama, kehadirannya membawa semangat. Guru tersebut suka senyum. Matanya menenangkan, cara bicaranya hhangat, dan dia tidak suka mempermalukan siswa. Bahkan, ada guru yang baru masuk kelas saja suasananya langsung adem. Kadang siswa lupa materi pelajaran. Tapi mereka ingat bagaimana perasaan mereka saat bersama gurunya.

Kedua, guru tersebut mengajarnya ikhlas. Benar benar pakai hati. Bukan sekadar menggugurkan kewajiban. Siswa bisa merasakan mana guru yang benar-benar peduli dan mana yang hanya datang lalu selesai. Biasanya, guru tersebut peduli juga dengan prestasi siswa. Mereka mau dengan ikhlas mengorbankan waktu bahkan jiwa raga agar siswa berprestasi dan terus belajar. Guru tersebut sering menanyakan kabar siswa, apakah ada kendala, dan lainnya. Hal sederhana tapi membekas lama.

Ketiga, Selalu punya hal baru yang ditunggu siswa. Biasanya guru akan berinovasi dalm pembelajaran. Misalnya : menyampaikan “pesan sponsor”. Pesan sponsor yang penulis maksud adalah mungkin ada kejadian kejadian yang baru saja terjadi dan itu dipadang perlu untuk diceritakan kepada siswa sebagai motivasi diawal pembelajaran. Contoh : menceritakan posisi Indonesia diantara Negara asean saat ini. Negara mana yang memonopoli barang di minimarket saat ini, dan lain sebagainya. Intinya, pembelajaran guru tersebut, tidak monoton, banyak cerita, nyambung dengan kehidupan siswa. kadang diselingi humor dan motivasi. Siswa senang pada guru yang membuat mereka merasa hidup di kelas.

Keempat, Tidak menjadikan kelas tempat menakutkan. Karena banyak siswa sebenarnya pintar. tapi takut salah. Guru yang dirindukan adalah guru yang: Sabar membimbing. Tidak mudah membentak. Tidak suka membandingkan siswa. Jangan sampai ada oknum guru yang bergelar guru killer.

Advertisement
Editor : Adriyanto Syafril
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Di Balik Pintu Kelas, Ada Hati yang Mengabdi

Di Balik Pintu Kelas, Ada Hati yang Mengabdi

Di setiap fajar yang perlahan membuka cakrawala, ada langkah-langkah sunyi yang berangkat lebih awal daripada embun sempat mengering di dedaunan.

Bertaburan Prestasi Awal Tahun Pelajaran 2026/2027

Bertaburan Prestasi Awal Tahun Pelajaran 2026/2027

MEMASUKI awal Tahun Pelajaran 2026/2027, SDN 21 Payakumbuh mengawali langkah dengan berbagai prestasi membanggakan.

Capaian Pembelajaran PAI dan Budi Pekerti 2026: Menuntun Hati, Bukan Sekadar Mengetahui Kebenaran

Capaian Pembelajaran PAI dan Budi Pekerti 2026: Menuntun Hati, Bukan Sekadar Mengetahui Kebenaran

TERBITNYA Keputusan Kepala Badan Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Nomor 020 Tahun 2026

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer