Meskipun selama bulan Ramadhan tidak ada kegiatan proses belajar mengajar (PBM) di sekolah. Namun bukan berarti siswa dan guru SMPN 5 padang sepi dari aktifitas yang bermanfaat. Setidaknya ada beberapa kegiatan di SMPN 5 Padang yang merupakan agenda rutin dalam menyemarakkan bulan Ramadahan.
Kegiatan tersebut bersifat dakwah dan sosial serta melibatkan guru, orang tua, siswa dan masyarakat. Untuk Ramadhan tahun 1445H ini, SMPN 5 Padang telah mempersiapkan siswa dan siswi untuk turun ke Masjid dan Musholla di Kota Padang dalam rangka berdakwah dengan memberikan tausiah singkat sebelum pelaksanaan ibadah shalat tarawih.
Siswa dan siswi yang diutus ke Masjid dan Mushola untuk berdakwah tersebut merupakan peserta kelas Pidato dan Publik Speaking. Kelas Pidato dan Publik Speaking sendiri adalah salah satu ekstra kurikuler(ekskul) di SMPN 5 Padang.
Penulis sebagai pembina ekstra kurikuler tersebut mengemban tanggung jawab untuk mempersiapkan dan melatih mereka agar dapat tampil maksimal dalam kegiatan dakwah ini.
Kegiatan SMPN 5 Padang mengirimkan siswa dan siswi untuk memberikan tausiah ramadhan di Masjid dan Mushola pertama kali dilaksanakan tahun 2019 dan berlanjut hingga saat ini. Berdakwah ataupun memberikan tausiah di depan jamaah masjid, tentu akan memberikan pengalaman yang berharga bagi siswa.
Siswa akan terlatih mentalnya berdiri di depan umum, terlatih dalam menyusun dan merangkai kata. Semua itu tentu saja akan memupuk kepercayaan diri dan menjadi modal yang berharga untuk bekal di masa depan. Sebagai pembina, penulis mempersiapkan teks ceramah atau tausiah yang akan disampaikan oleh siswa.
Siswa yang tampil harus menghafal teks tersebut, agar ketika berdiri di atas mimbar tidak seperti orang yang sedang membaca teks. Disamping mempersiapkan teks, penulis juga melatih vokal siswa, begitu juga dengan intonasi, artikulasi dan ekspresi.
Hal ini agar tausiah yang disampaikan dapat di dengar dengan jelas, disertai ritme yang pas, tidak terlalu pelan dan tidak pula tergesa-gesa. Begitu juga ekspresi wajah dan intonasi harus diperhatikan. Semua itu penting dilakukan agar pesan dakwah sampai ke jemaah dengan baik dan memberi kesan di hati pendengar.
Disamping kegiatan dakwah, SMPN 5 Padang juga mengadakan program sosial yang bertajuk “Spenli Peduli”. Gerakan Spenli Peduli merupakan aksi sosial menyambut idul fitri dengan pemberian santunan kepada sejumlah guru dan pegawai honorer, siswa dan warga di sekitar lingkungan sekolah yang kurang mampu.
Untuk idul fitri tahun 2024 ini target dana yang akan dikumpulkan adalah sebesar 64 juta rupiah. Dana berasal dari sumbangan jajaran pimpinan dan guru-guru PNS SMP Negeri 5 Padang, sumbangan alumni dan juga sumbangan dari orang tua siswa yang berkecukupan.
Target penyaluran dana adalah 125 siswa SMPN 5 Padang yang berasal dari keluarga kurang mampu. Kemudian 25 orang guru dan pegawai honor SMPN 5 Padang serta 50 orang warga sekitar sekolah yang kurang mampu.
Gerakan dakwah dan sosial yang dilaksanakan SMPN 5 Padang mendapat sambutan yang positif dari masyarakat. Melalui kegiatan dakwah, SMPN 5 Padang telah memberikan warna baru di setiap Masjid dan Mushola yang dikunjungi, karena selama ini sering kali yang memberikan tausiah adalah siswa dari sekolah madrasah atau pondok pesantren.
Sementara melalui gerakan sosial, terjalin soliditas dan solidaritas antara warga sekolah dengan warga lingkungan sekolah. Kegiatan ini juga merupakan cermin dari kolaborasi yang positif antara guru, siswa, orang tua, alumni dan juga warga sekitar. Semua itu diharapkan dapat memberikan dampak yang positif untuk kemajuan pendidikan anak didik kita.(Pepi Susanti, S.Pd.I, M.Pd, GURU SMPN 5 PADANG)
Editor : Novitri Selvia