Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

SMP Negeri 39 Padang, Belajar di Rumah Budaya Sendiri

Novitri Selvia • Senin, 1 Desember 2025 | 14:56 WIB

PENUH HARAPAN : Pertemuan MGMP Keminangkabauan Kota Padang, sekaligus penutupan kegiatan semester ganjil Tahun Pembelajaran 2025/2026.
PENUH HARAPAN : Pertemuan MGMP Keminangkabauan Kota Padang, sekaligus penutupan kegiatan semester ganjil Tahun Pembelajaran 2025/2026.

PADEK.JAWAPOS.COM-Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Keminangkabauan Kota Padang menggelar pertemuan keenam sekaligus penutupan kegiatan semester ganjil Tahun Pembelajaran 2025/2026 pada Selasa, 18 November 2025.

Kegiatan ini sengaja dilaksanakan di Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah III Provinsi Sumatera Barat sebagai bentuk pengenalan ruang pelestarian budaya kepada guru dan masyarakat.

Sekaligus ajakan untuk mengunjungi galeri warisan budaya Minangkabau yang terdapat di lokasi tersebut. Pertemuan dimulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri guru dari berbagai SMP se-Kota Padang. Berdasarkan daftar hadir, sebanyak 33 sekolah berpartisipasi aktif.

Kegiatan dibuka oleh MC, kemudian dilanjutkan pembacaan ayat suci Al Quran oleh Rang Mudo Faiq Yandika Almusaddek. Seluruh peserta kemudian menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Kota Padang yang dipandu Septy Hamelya Sari, S.Pd.

Setelah itu, peserta disuguhkan penampilan seni Minangkabau mulai dari Silat oleh Rang Mudo Favorit Marcelino (SMPN 1) dan Runner-Up Rang Mudo Faiq Yandika (SMPN 18), lagu Minang oleh Rang Mudo Berbakat Muhammad Azzam As’sidik (SMPN 21), tari tradisional oleh Puti Bungsu Zihan, hingga dendang oleh Puti Bungsu Berbakat Latifa Putri Azzahra (SMPN 7).

Penampilan ini menjadi bukti bahwa kecintaan terhadap budaya lokal tumbuh kuat di kalangan pelajar Kota Padang.

Acara dilanjutkan dengan laporan Ketua MGMP Keminangkabauan, Evindo Marsiano, S.Pd, kemudian sambutan Koordinator MGMP Dewi Anggraini, M.Pd, serta sambutan dari Pengawas MGMP, Lily Yovita, M.Pd.

Ketiganya menekankan pentingnya pemanfaatan lingkungan budaya nyata seperti BPK Wilayah III sebagai ruang belajar kontekstual bagi guru dan siswa.

Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengenal lebih dekat galeri warisan budaya di BPK Wilayah III.

Berbagai benda tradisional, pakaian adat, alat musik, peralatan rumah tangga, hingga dokumentasi sejarah Minangkabau tersimpan rapi dan dapat dikunjungi oleh masyarakat umum.

MGMP berharap guru dapat mendorong peserta didik melakukan kunjungan edukatif ke galeri tersebut sebagai bagian dari pembelajaran budaya yang autentik.

Pertemuan keenam ini tidak hanya menjadi penutup semester, tetapi juga pengingat bahwa pelestarian budaya Minangkabau membutuhkan partisipasi seluruh elemen pendidikan.

Dengan menjadikan Balai Pelestarian Kebudayaan sebagai rumah belajar, MGMP mengajak guru dan siswa untuk kembali merawat warisan leluhur dari sumbernya langsung.(Osvi Syntia Rahma Dhani, S.Pd, GURU SMPN 39 PADANG)

Editor : Novitri Selvia
#SMP Negeri 39 Padang #Osvi Syntia Rahma Dhani #rumah budaya #mgmp