Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warga Keluhkan Jalan Pisang di Pauh, Lubang Besar Picu Risiko Kecelakaan

M
Penulis: Mengki Kurniawan❯
Salah seorang pengendara sepeda motor melintasi Jalan Pisang di Kelurahan Cupak Tangah, Kecamatan Pauh yang dipenuhi lubang, Selasa (14/4/2026). (MENGKI/PADEK)
Salah seorang pengendara sepeda motor melintasi Jalan Pisang di Kelurahan Cupak Tangah, Kecamatan Pauh yang dipenuhi lubang, Selasa (14/4/2026). (MENGKI/PADEK)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM--Pemerataan pembangunan infrastruktur di Padang dinilai belum menyentuh kawasan pinggiran secara maksimal. Warga mulai mempertanyakan fokus pemerintah daerah yang dianggap lebih memprioritaskan perbaikan jalan protokol, sementara jalan penghubung di wilayah permukiman masih terabaikan.

Salah satu titik yang menjadi sorotan adalah Jalan Pisang di Kelurahan Cupak Tangah, Kecamatan Pauh. Berdasarkan pantauan di lokasi pada Selasa (14/4/2026), kondisi jalan tersebut mengalami kerusakan parah dengan lubang-lubang besar di sepanjang badan jalan.

Kerusakan terlihat mulai dari akses yang terhubung dengan Jalan Raya Cupak Tangah hingga menuju Jalan Binuang. Selain permukaan aspal yang tidak rata, dimensi jalan yang sempit turut memperparah kondisi, terutama saat volume kendaraan meningkat pada jam sibuk.

Situasi menjadi semakin berbahaya ketika hujan mengguyur kawasan tersebut. Lubang-lubang yang ada tertutup genangan air, sehingga sulit dikenali oleh pengendara, terutama bagi mereka yang tidak terbiasa melintas. Kondisi ini meningkatkan risiko kecelakaan.

Jalan Pisang sendiri merupakan jalur vital yang menghubungkan aktivitas ekonomi dan pendidikan. Selain menjadi akses menuju Pasar Baru Pauh, jalan ini juga menjadi jalur utama bagi mahasiswa menuju Universitas Andalas (Unand).

Advertisement

Devandra Asman (20), salah seorang mahasiswa, mengaku harus ekstra hati-hati setiap kali melintasi jalan tersebut, terutama saat malam hari atau setelah hujan.

“Lewat di sini harus sangat fokus, apalagi kalau malam hari atau habis hujan. Lubang-lubangnya sering tertutup air jadi tidak kelihatan. Jalan ini sempit, jadi kalau ada mobil lewat, motor harus mengalah sampai ke pinggir sekali yang tanahnya tidak rata,” ujarnya.

Keluhan serupa juga disampaikan Riza (36), warga setempat yang menilai kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan permanen. Ia menilai jalan di kawasan pinggiran kota kurang mendapat perhatian.

“Kondisi rusak ini sudah cukup lama dibiarkan. Mungkin karena ini jalan kecil di pinggir kota, jadi tidak terlalu diperhatikan pemerintah. Kami berharap segera ada perbaikan agar aktivitas warga lancar dan tidak ada korban kecelakaan,” katanya.

Selain sebagai akses ekonomi dan pendidikan, Jalan Pisang juga menjadi jalur utama bagi siswa yang bersekolah di SMPN 14 Padang dan SDN 12 Pisang. Kondisi jalan yang rusak tentu meningkatkan risiko keselamatan bagi anak-anak.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Jalan di Pauh Duo Solok Selatan Ambles 5 Meter, Kendaraan Harus Bergantian

Jalan di Pauh Duo Solok Selatan Ambles 5 Meter, Kendaraan Harus Bergantian

Jalan di Pauh Duo, Solok Selatan, ambles sedalam lima meter akibat tergerus Sungai Batang Bangko, mengganggu akses kendaraan warga.

Lubang Makin Parah, Jalan Simalanggang-Koto Baru Limapuluh Kota Mulai Direkonstruksi

Lubang Makin Parah, Jalan Simalanggang-Koto Baru Limapuluh Kota Mulai Direkonstruksi

Jalan Simalanggang-Koto Baru Limapuluh Kota mulai direkonstruksi setelah lubang membesar dan mengganggu keselamatan warga selama sekitar set

Usai Digali untuk Pipa PDAM, Jalan di Dharmasraya Jadi Kubangan Lumpur, Kendaraan Terperosok

Usai Digali untuk Pipa PDAM, Jalan di Dharmasraya Jadi Kubangan Lumpur, Kendaraan Terperosok

Jalan di Perumahan Rabah Tibarau, Dharmasraya, jadi kubangan lumpur usai galian pipa PDAM. Sejumlah kendaraan dilaporkan terperosok.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer