Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kawasan Gajah Mada hingga Aiepacah Prioritas Penanganan Banjir

A
Penulis: Adriyanto Syafril❯
Wawako Padang, Maigus Nasir pada pertemuan dengan BPBPK Sumbar, beberapa waktu lalu. (DOK DISKOMINFO PADANG)
Wawako Padang, Maigus Nasir pada pertemuan dengan BPBPK Sumbar, beberapa waktu lalu. (DOK DISKOMINFO PADANG)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus memperkuat berbagai langkah strategis dalam upaya menuntaskan persoalan banjir yang masih menjadi salah satu tantangan utama pembangunan di ibu kota Provinsi Sumatera Barat tersebut.

Sebagai bagian dari upaya mempercepat penanganan banjir, Pemko Padang menggelar audiensi dan rapat koordinasi bersama Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat.

Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor BPBPK Sumbar, Jalan Batang Arau Nomor 86, Padang, baru-baru ini, dan menjadi forum penting untuk menyelaraskan program serta langkah strategis antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam menangani persoalan banjir yang masih terjadi di sejumlah kawasan Kota Padang.

Advertisement

Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir. Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Padang Didi Aryadi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang Malvi Hendri, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Swesti Fanloni, Camat Padang Utara Sa’at, serta Camat Nanggalo David Ferdinand.

Dalam pertemuan tersebut, Maigus Nasir menegaskan bahwa penanganan banjir menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Kota Padang.

Menurutnya, meskipun berbagai program pengendalian banjir telah dilaksanakan secara bertahap selama beberapa tahun terakhir, masih terdapat sejumlah kawasan yang memerlukan perhatian khusus karena masih rentan mengalami genangan saat curah hujan tinggi.

Advertisement

Ia menjelaskan bahwa persoalan banjir tidak hanya berdampak pada aktivitas masyarakat sehari-hari, tetapi juga berpengaruh terhadap perekonomian, mobilitas warga, serta pelayanan publik di berbagai wilayah.

“Penanganan banjir merupakan salah satu tantangan terbesar yang saat ini dihadapi Kota Padang. Berbagai upaya telah dilakukan secara berkelanjutan, namun masih ada beberapa titik yang memerlukan perhatian dan penanganan lebih lanjut,” ujar Maigus Nasir.

Menurutnya, sejumlah kawasan yang menjadi prioritas penanganan saat ini merupakan wilayah yang terdampak cukup parah akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi pada tahun 2025 lalu. Kawasan tersebut masih membutuhkan berbagai intervensi pembangunan infrastruktur guna mengurangi risiko banjir pada masa mendatang.

Selain kawasan terdampak bencana hidrometeorologi, Pemko Padang juga memfokuskan perhatian pada beberapa kawasan padat penduduk yang selama ini menjadi titik langganan genangan saat hujan dengan intensitas tinggi.

Advertisement
Editor : Adriyanto Syafril
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

1.540 Face Recognition Smart Surau Didistribusikan November, Pemko Padang juga Siapkan Ruang Digital

1.540 Face Recognition Smart Surau Didistribusikan November, Pemko Padang juga Siapkan Ruang Digital

Pemko Padang menyiapkan Program Smart Surau dengan distribusi 1.540 perangkat face recognition, ruang digital, dan anggaran puluhan miliar.

WiFi Gratis Hadir di Basement Blok II Pasar Raya Padang, Pedagang-Pengunjung Bisa Akses Tanpa Biaya

WiFi Gratis Hadir di Basement Blok II Pasar Raya Padang, Pedagang-Pengunjung Bisa Akses Tanpa Biaya

Pemko Padang menyediakan WiFi gratis di Basement Blok II Pasar Raya Padang. Pedagang dan pengunjung bisa menikmati internet tanpa biaya.

Indra Noferi Jadi Dewas Perumda PSM, Fadly Amran Minta Pengawasan dan Audit Diperkuat

Indra Noferi Jadi Dewas Perumda PSM, Fadly Amran Minta Pengawasan dan Audit Diperkuat

Fadly Amran melantik Indra Noferi sebagai Dewas Perumda PSM dan meminta pembenahan tata kelola serta pengembangan usaha.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer